Mulai Hari Ini, Tak Pakai Masker di Banjarmasin Didenda Rp 100.000

Kompas.com - 01/09/2020, 15:08 WIB
Seorang warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan di sanksi menyapu jalan, Selasa (1/9/2020). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARSeorang warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan di sanksi menyapu jalan, Selasa (1/9/2020).

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Penerapan denda Rp 100.000 bagi pelanggar protokol kesehatan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi diterapkan hari ini, Selasa (1/9/2020).

Penerapan denda itu diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarmasin Nomor 68 tahun 2020.

Sebelum diberlakukan, Perwali tersebut sudah disosialisasikan selama dua pekan.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Denda, Warga yang Kena Razia Masker di Tangsel Hanya Diberi Sanksi Sosial

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, akan bertindak tegas terhadap seluruh warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, terutama bagi yang tidak mengenakan masker.

"Kita akan menegakkan sanksi. Seperti teguran lisan, teguran tertulis, dan untuk perorangan ada denda Rp 100.000," ujar Ibnu Sina seusai apel gelar pasukan di halaman Kantor Wali Kota.

Selain sanksi perorangan, Ibnu juga menegaskan akan menindak tegas para pelaku usaha yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Untuk badan usaha ada sanksi pencabutan izin usaha dan juga denda Rp. 150.000," tegasnya.

Dikatakan Ibnu, sebelum sanksi denda uang diberlakukan, terlebih dahulu diberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan dan juga hukuman fisik berupa push up.

Baca juga: Mulai 14 September, Warga yang Tak Pakai Masker di NTB Kena Denda Rp 100.000

Jika sudah sering kedapatan melanggar protokol kesehatan, maka jalan terakhir adalah sanksi denda uang.

Untuk mengoptimalkan kinerja petugas di lapangan, maka penerapan sanksi tersebut kata Ibnu akan berlaku sampai akhir tahun 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X