Warga Tutup Jalan dan Tolak Pemakaman Jenazah Suspek Covid-19, Camat hingga TNI Polisi Turun Tangan

Kompas.com - 01/09/2020, 09:09 WIB
Puluhan warga Desa Aek Bayur dan Kelurahan Silandit, Kota Padangsidimpuan melakukan aksi protes dan menghadang jalan menolak jenazah Covid-19 dimakamkan di lingkungan mereka, Senin (31/8/2020) KOMPAS.COM/ORYZA PASARIBUPuluhan warga Desa Aek Bayur dan Kelurahan Silandit, Kota Padangsidimpuan melakukan aksi protes dan menghadang jalan menolak jenazah Covid-19 dimakamkan di lingkungan mereka, Senin (31/8/2020)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Polisi dan TNI hingga aparat pemerintah Kota Padang Sidempuan turun tangan untuk bermufakat saat warga hadang dan tolak pemakaman jenazah suspek Covid-19 pada Senin (31/8/2020).

Namun warga tetap bersikukuh menolak dan menutup jalan menuju pemakaman khusus Covid-19 di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padang Sidempuan.

Selain menutup jalan, warga juga membentangkan spanduk berisi penolakan pemakaman khusus Covid-19 yang dekat dengan lingkungan mereka.

Baca juga: Jenazah Suspek Covid-19 Telantar di RSUD, Puluhan Warga Adang dan Tolak Pemakamannya

"Kami sepakat menolak, apalagi Covid-19 ini penyakit yang sangat berbahaya dan belum ada obatnya. Dan kami tidak mau anak-anak dan keluarga kami ikut menjadi korban," ucap Zulkifli Siregar, salah seorang warga dan didukung puluhan warga lainnya.

Zulkifli juga mengatakan selain dekat dengan pemukiman, pemakaman khusus Covid-19 tersebut juga dekat dengan sekolah dan banyak dilintasi masyarakat.

"Intinya kami tetap menolak, sebelum permintaan yang pernah kami sampaikan dipenuhi," kata Zulkifli.

Sementara itu Camat Padang Sidempuan Selatan, Rudi Pulungan yang ada di lokasi kejadia meminta kepada warga untuk membuka jalan agar proses pemakaman jenazah suspek Covid-19 segera dilakukan.

Baca juga: Lagi, Warga Tolak Jenazah PDP Covid-19 karena Khawatir Tertular

"Saya meminta kepada semuanya untuk membuka jalan, biar jenazah bisa dimakamkan. Dan apa yang menjadi tuntutan dan permintaan masyarakat nanti kita musyawarahkan kembali," ujar Camat.

Namun, permintaan camat tersebut ditolak oleh warga.

Hingga Senin malam pukula 20.00 WIB, puluhan warga masih berukumpul menutup akses jalan.

Sementara itu jenazah pasien yang meninggal sekitar pukul 17.00 WIB disemayamkan d RSUD Kota Padang Sidempuan.

Rencananya jenazah dimakamkan di di pemakaman khusus Covid-19 yang berada di Desa Aek Bayur, Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, yang berbatasan dengan Kelurahan Silandit, Kecamatan Padang Sidempuan Selatan.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Oryza Pasaribu | Editor : Aprillia Ika



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Sukacita Orangtua Bayi Kembar Siam Setelah Setahun dan 10 Jam yang Berat

Regional
Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Kisah Ibu Digugat Anak Kandung, Punya Fortuner tapi Dianggap Sewa

Regional
Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Fakta Pasien Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu, Viral di Medsos hingga Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Dedi Mulyadi Siapkan Advokat untuk Ibu yang Digugat Anaknya karena Fortuner

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

[POPULER NUSANTARA] Ibu Digugat Anak Kandung Soal Mobil Fortuner | Temuan Bagian Tubuh Diduga Milik Penumpang Sriwijaya Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X