Kompas.com - 01/09/2020, 06:26 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Warung soto lamongan di sekitar XT Square, Kota Yogyakarta yang menjadi klaster baru setelah penjual soto dinyatakan positif Covid-19, disebut abaikan protokol kesehatan

Hingga Senin (31/8/2020) dari hasil tracing sudah ada 19 orang yang terpapar dari klaster ini. Mereka adalah keluarga dan karyawan warung soto.

Wakil Wali Kota Yogyakarta yang juga merupakan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Purwadi mengatakan jika lokasi warung soto tersebut berada di pinggir jalan.

Baca juga: Warung Soto di Yogyakarta yang Jadi Kluster Covid-19 Disebut Abai Protokol Kesehatan

Untuk itu pihaknya meminta agar pembeli soto lamongan yang datang di periode bulan Agustus untuk memeriksakan diri di layanan kesehatan terdekat untuk mencegah penyebaraan virus agar tidak meluas.

Imbauan itu juga berlaku untuk pembeli yang tak merasakan gejala sakit.

"Kepada para pembeli soto Lamongan pada Bulan Agustus untuk segera periksa di layanan kesehatan terdekat, agar blocking kasus bisa dilakukan dan tidak menyebar," kata dia.

"Melakukan isolasi mandiri, selalu pakai masker, tetap berada di rumah dan tidak keluar dari rumah, serta membatasi sentuhan barang," kata dia.

Baca juga: Imbas Munculnya Klaster Penjual Soto, Satu RT di Yogyakarta Di-lockdown

Abai protokol kesehatan

Ilustrasi hand sanitizerShutterstock Ilustrasi hand sanitizer
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, warung soto yang menjadi klaster penularan Covid-19 ternyata tidak menerapkan protokol kesehatan secara baik.

Menurutnya sejumlah kelengkapan yang diperlukan selama masa adaptasi kebiasaan baru tidak ada dalam warung tersebut.

"Tidak ada thermo gun, hand sanitizer," kata Heroe di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (31/8/2020).

Heroe mengatakan dari temuan di lapangan ternyata masih ada pelaku usaha yang abai dengan protokol kesehatan.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Warung Soto di Yogya Jadi Klaster Baru | Pulau di Buton Dijual di Situs Jual Beli

Untuk itu ia meminta agar camat dan lurah di Yogyakarta untuk terus melakukan pemantauan.

"Teman-teman camat, lurah, sudah diminta untuk mengawasi. Dari angkringan, toko, warung dilihat. Sekarang kita meminta secara acak warung, angkringan, untuk diawasi. Jika perlu lakukan tindakan,” sebut Heroe.

Selain itu, Heroe juga mengimbau masyarakat agar mengurangi interaksi saat datang ke angkringan atau warung makanan.

“Kurangi sebanyak mungkin sentuhan-sentuhan di peralatan makan, sendok, mangkok harus dibersihkan. Sekarang seharusnya semua orang semakin sadar kasus soto Lamongan ini menjadi sasaran mawas diri kalau kita harus menjalankan protokol kesehatan,” ucapnya.

“Makanan dibawa pulang itu jauh lebih aman satu mengurangi interaksi dengan barang-barang sehingga potensi penyebaran berkurang,” sambungnya.

Baca juga: Warung Soto Lamongan Jadi Klaster Covid-19 di Yogyakarta, Ini Imbauan Wawali

Satu RT dikarantina

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
Imbas dari klaster penjual soto, satu wilayah RT di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta menerapkan karantina untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kawasan yang dikarantina adalah tempat tinggal pedagang soto lamongan yang terpapar Covid-19.

Menurut Heroe lockdown dilakukan atas keinginan warga RT tersebut.

“Pihak RT setempat yang menentukan (lockdown) bersama pak lurah dan camat karena satu RT ada 10 orang positif. Itu untuk antisipasi, untuk membatasi interaksi,” kata Heroe saat ditemui di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (31/8/2020).

Baca juga: Warung Soto Lamongan di Yogyakarta Jadi Klaster Baru, Keluarga dan Karyawan Positif Covid-19

“Pihak RT setempat yang menentukan (lockdown) bersama pak lurah dan camat karena satu RT ada 10 orang positif. Itu untuk antisipasi, untuk membatasi interaksi,” kata Heroe saat ditemui di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (31/8/2020).

Ia mengatakan 10 orang terkonfirmasi positif virus corona setelah ada pemeriksaan swab tenggorokan 25 orang yang kontak erat dengan penjual soto terjangkit Covid-19.

Ke-10 orang itu disebut tidak menunjukkan gejala apapun.

"Kecuali pedagangnya itu, semua OTG (orang tanpa gejala)," sebut Heroe yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta.

Baca juga: Penjual Soto Lamongan Positif Covid-19, 10 Orang Terinfeksi, Pembeli Diminta Memeriksakan Diri

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Camat Umbulharjo, Rumpis Trimintarta. Ia membenarkan jika satu RT di wilayahnya dikarantina lokal.

Saat ini, kata Rumpis, jalur masuk ke RT tempat tinggal pedagang soto itu sudah ditutup portal.

“Bisa dikatakan lockdown lokal agar mempermudah pengawasan. Kalau lockdown total ndak, karena kemarin sebelum lebaran juga sudah melakukan penutupan,” sebut Rumpis.

Baca juga: 10 Orang Positif Covid-19, Soto Lamongan Dekat XT Square DIY Jadi Klaster Baru

Saat ini 10 orang dalam RT itu yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"10 orang isolasi di rumah karena OTG penangannya isolasi mandiri, dipantau oleh petugas puskesmas," kata Rumpis.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.