Fakta Eks Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri, Sempat Pulang dan Tembak Diri di Toilet Kejati Bali

Kompas.com - 01/09/2020, 05:44 WIB
Ilustrasi tewas SHUTTERSTOCKIlustrasi tewas
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - TN (53) mantan Kepala Badan Pertanahan ditemukan tewas di toilet Kejadi pada Senin (31/8/2020) malam.

Ia diduga kuat menembak diri sendiri setelah diperiksa penyidik dan akan ditahan di Lapas Kerobokan,.

Di lokasi kejadian, polisi menyita barang bukti berupa pistol dan memeriksa CCTV di lokasi kejadian. Informasi sementara ada lima proyektil yang bersarang di senjata dan ada satu peluru telah digunakan.

Penyidik menetapkan TN sebagai tersangka gratifikasi pada 13 November dan 13 April 2020 sebagai tersangka TPPU.

Baca juga: Jadi Tersangka, Eks Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri di Toilet, Kasus Gratifikasi Ditutup

TN diduga menerima gratifikasi saat masih menjabat sebagai Kepala BPN Denpasar mulai tahun 2007 hingga 2011.

Modusnya adalah ia memanfaatkan jabatannya untuk mendapatkan keuntungan dalam beberapa penerbitan sertfikat tanah.

Kasus tersebut berawal dari laporan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) terkait dugaan penerimaan uang dari terdakwa kasus pensertifikatan lahan Tahura saat disidangkan beberapa waktu lalu.

Hasil PPATK ini kemudian dikirimkan ke penyidik Pidsus Kejati Bali.

Sejauh ini, Kejati Bali telah menyita 12 unit kendaraan milik TN dan aset tanah di 14 lokasi yang berbeda di Bandung, Jakarta, dan Malang.

Yang terbaru, kebun karet milik TN seluas 250 hektare di Lubuk lingga akan diserahkan ke Kejati Bali.

Baca juga: Kasus Bunuh Diri Eks Kepala BPN Denpasar, Polisi Sita Pistol

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

3 Sungai Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Kendaraan Terbawa Arus

Regional
Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Staf KPU Wonogiri Ditemukan Meninggal dalam Kamar Hotel di Solo

Regional
7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

7 Fakta Pendaki Foto Bugil di Gunung Gede, Viral di Medsos hingga Berujung Permohonan Maaf

Regional
Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Zona Merah di Banjarmasin Tersisa Satu Kelurahan

Regional
BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

BKSDA Jember Evakuasi Dua Ekor Kucing Hutan di Kaki Gunung Argopuro

Regional
Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Mbo Gentong, Pelestari Adat Kelahiran Anak Suku Bajau di Teluk Tomini

Regional
Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Siswi SMP di Lombok yang Dinikahi Remaja 17 Tahun: Saya Tahu Masih Sekolah...

Regional
498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

498 Santri di Cilacap Sembuh dari Covid-19, Sisa 4 yang Masih Dirawat

Regional
Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Video Viral Pelajar SMP Tewas Terperosok ke Gorong-gorong di Cimahi

Regional
Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Aktivis Anti Kekerasan Seksual Jateng Minta DPR Masukkan RUU PKS ke Prolegnas Prioritas 2021

Regional
Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Diduga Jadi Korban Arisan dan Investasi Fiktif Beromzet Rp 200 Juta, Ibu-ibu Laporkan Istri Polisi

Regional
Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Riset Media Sosial: Netizen Beri Nilai Rapor 66 untuk Kinerja Jokowi

Regional
7 Rumah di Pangandaran Rusak akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

7 Rumah di Pangandaran Rusak akibat Diguncang Gempa Magnitudo 5,9

Regional
KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

KPU Kota Semarang Sediakan 3.447 Alat Bantu Huruf Braille untuk Pemilih Tunanetra

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X