Kompas.com - 31/08/2020, 17:53 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi saat memberikan pinjaman tablet kepada perwakilan siswa SMA 9 Kota Bandung, Senin (31/8/2020). Sebanyak 38.323 unit tablet akan dipinjamkan bagi siswa yang tak memiliki gawai dalam program belajar daring selama pandemi Covid-19. KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIKepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi saat memberikan pinjaman tablet kepada perwakilan siswa SMA 9 Kota Bandung, Senin (31/8/2020). Sebanyak 38.323 unit tablet akan dipinjamkan bagi siswa yang tak memiliki gawai dalam program belajar daring selama pandemi Covid-19.

BANDUNG, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat meminjamkan 38.323 tablet PC kepada siswa yang tak memiliki gawai dalam program belajar daring selama pandemi Covid-19.

Seremoni penyerahan pinjaman tablet itu dilakukan di SMA 9 Kota Bandung, Senin (31/8/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, tablet itu bukan pengadaan baru, melainkan milik sejumlah sekolah yang biasa digunakan untuk ujian siswa.

Baca juga: 38 Orang yang Bekerja di Kantor DPRD Jabar Sembuh dari Covid-19

Dedi mengatakan, karena belajar tatap muka belum dimulai, tablet itu pun dipinjamkan kepada siswa kurang mampu untuk menunjang belajar jarak jauh.

"Saat musim pandemi ini tidak ada salahnya kalau ada keluarga yang anaknya kesulitan maka kita pinjamkan. Pokoknya belajar anak jangan sampai terabaikan," ujar Dedi.

Dedi menuturkan, program ini hanya dilaksanakan di 13 cabang atau Dinas Pendidikan di Jawa Barat yang mendapat bantuan operasional siswa (BOS) kinerja yang sebagian anggarannya dibelikan tablet untuk kebutuhan sekolah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain tablet, Disdik juga memberikan bantuan kuota internet untuk semua siswa kurang mampu tingkat SMA. Mereka bisa mendapatkannya ketika sudah tedaftar di sekolah masing-masing.

Di SMA 9 Bandung, tercatat ada 150 siswa yang akan mendapatkan bantuan tablet. Mereka pun bisa mendapat bantuan uang untuk pembelian kuota internet Rp 150.000.

Trista (40), salah satu orangtua siswa di SMA 9 Bandung mengaku cukup terbantu dengan adanya program tersebut.

Untuk kuota internet, misalnya, Trista setiap pekan minimal harus mengeluarkan uang Rp 100.000 untuk beajar online dua anaknya.

"Ini belum sama yang harus di-print atau kebutuhan lainnya saat belajar. Ya, lumayan juga," katanya.

Baca juga: Meski di Tengah Pandemi, Jabar Targetkan Perbaiki 11.000 Rumah Warga

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi mengatakan, program pinjam tablet dan kuota gratis cukup efektif untuk meredam kegelisahan para orangtua siswa. Khususnya, bagi masyarakat kurang mampu yang sulit memenuhi kebutuhan kuota dan gawai.

"Maka dua bantuan ini jelas akan membantu siswa yang membutuhkan untuk belajar," jelas Abdul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X