Kepala Desa Bacok Warganya gara-gara BLT, Ini Kata Sekda Aceh Utara

Kompas.com - 31/08/2020, 06:08 WIB
Ilustrasi penangkapan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan.


ACEH UTARA, KOMPAS.com – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara Murthala menyebut bahwa dirinya sudah menerima informasi tentang Kepala Desa Puloe Kitou, Kecamatan Meurah Mulia berinisial MY yang membacok warganya Zularnain (33).

Kejadian itu terjadi di jalan line pipa, Desa Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Kabuapten Aceh Utara, Sabtu (29/8/2020) malam.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Agustus 2020

Murthala memastikan kepala desa itu dicopot sementara dari jabatannya dan digantikan pelaksana tugas kepala desa.

“Saya tadi terima informasi melalui Kepala Bagian Pemerintahan Mukim dan Gampong Setdakab Aceh Utara, Mansur. Hari ini sudah diperintahkan camat segera mengusulkan Plt geuchik (kepala desa), agar tidak menghambat penyelenggaraan pemerintahan desa,” kata Murthala.

Soal pencopotan dari jabatan kepala desa secara permanen, menurut dia, akan dikaji oleh tim Pemerintahan Mukim dan Gampong Aceh Utara.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintahan Gampong Setdakab Aceh Utara Mansur mengatakan, sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2009, apabila kepala desa ditetapkan sebagai tersangka, maka akan ditunjuk pengganti sementara.

Baca juga: Sering Ditanya soal BLT, Kepala Desa Bacok Warganya hingga Kritis

“Jika sudah ada putusan hukuman tetap yang menyatakan bersalah, baru dicopot dari jabatannya. Jika tidak bersalah, maka nama baiknya akan direhabiltasi,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, MY dilaporkan membacok warganya dengan parang.

Lalu korban dirujuk ke RSUCM Aceh Utara untuk mendapat perawatan medis.

Sedangkan pelaku dijemput polisi untuk penyidikan lebih lanjut.

Diduga, pelaku membacok korban karena sering mempertanyakan tentang bantuan langsung tunai (BLT) untuk masyarakat miskin di desa tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

DPRD Sumbar Minta BPK Audit Dana Penanganan Covid-19 Rp 49 Miliar

Regional
Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Relokasi Korban Longsor Nganjuk Harus Pertimbangkan Aspek Sosial-Budaya

Regional
BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

BCA Bantah Laporkan Ardi Soal Kasus Salah Transfer Rp 51 Juta: Itu Mantan Karyawan

Regional
Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Asal-usul Tegal, dari Pelaut Portugis hingga Cerita Ki Gede Sebayu

Regional
Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Tradisi Sarapan Para Raja di Keraton Yogyakarta, dari Teh, Susu Cokelat hingga Gudeg

Regional
Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Hiperaktif, Bocah 9 Tahun Penyandang Disabilitas Diikat ke Pohon dan Dikurung Dalam Rumah

Regional
Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Asal-usul Kue Batang Buruk, Saksi Perjalanan Cinta Sang Putri Kerajaan Bintan

Regional
Pesona Mata Biru dari Siompu

Pesona Mata Biru dari Siompu

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X