Semua Penambang Timah yang Terkubur Longsor Ditemukan Tewas, Korban 6 Orang

Kompas.com - 30/08/2020, 08:28 WIB
Pemetaan tim SAR Pangkalpinang terkait kawasan tambang yang longsor di Lubuk Besar, Bangka Tengah, Sabtu (29/8/2020). SAR Pangkalpinang.Pemetaan tim SAR Pangkalpinang terkait kawasan tambang yang longsor di Lubuk Besar, Bangka Tengah, Sabtu (29/8/2020).

BANGKA TENGAH, KOMPAS.com - Seluruh pekerja tambang yang tertimbun longsoran di daerah Lubuk, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, ditemukan pada Minggu (30/8/2020) dini hari.

Total sebanyak enam pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Telah ditemukan seluruhnya 6 orang. Kondisi MD," kata Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Fazzli Ahmad dalam keterangan tertulis, Minggu pagi.

Upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan berlangsung hingga pukul 02.00 WIB tadi malam.

Baca juga: Tiga dari 6 Penambang Timah di Bangka Tengah Ditemukan Tewas

Operasi pencarian yang semula akan dilanjutkan keesokan harinya terus berlanjut hingga tengah malam karena kondisi cuaca yang cukup cerah.

Fazzli menuturkan, tiga korban pertama ditemukan atas nama Sugeng, Hery dan Eri. Kemudian dalam rentang pukul 23.45 WIB hingga 02.00 WIB kembali ditemukan korban Yanto (40), Dedi (30) dan Aldi (23).

Salah satu penambang, Hery merupakan operator alat berat yang tertimpa longsoran bersama ekskavator yang dioperasikannya.

Keseluruhan korban dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga.

Para pekerja berasal dari Lampung dan Palembang.

Kawasan tambang yang dijuluki zona sarang ikan itu selama ini dikelola orang dan kelompok secara inkonvensional.

Aparat berwenang hingga kini masih menyelidiki perizinan dan penyebab pasti tragedi maut tersebut.

Baca juga: Seorang Penambang Pasir Tewas Tertimbun Longsoran Tebing di Sleman

Ada pun kecelakaan tambang di kawasan tersebut kerap terjadi dengan korban meninggal dunia.

Sebelumnya pada 18 Juni 2019 sebanyak empat penambang tewas tertimbun di Blok 8, Lubuk.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Olus Itu Tulang Punggung Keluarga, Dia Telah Pergi, Kini Keluarganya Kehilangan Segalanya'

"Olus Itu Tulang Punggung Keluarga, Dia Telah Pergi, Kini Keluarganya Kehilangan Segalanya"

Regional
Kasus Covid-19 Selama PPKM di Banyumas Menunjukkan Tren Menurun

Kasus Covid-19 Selama PPKM di Banyumas Menunjukkan Tren Menurun

Regional
Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

Regional
Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Regional
Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Regional
Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Regional
PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

Regional
Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Regional
Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Regional
Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Regional
5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Regional
RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

Regional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X