Seekor Anak Beruang yang 2 Kakinya Lumpuh Ditemukan di Area Perusahaan

Kompas.com - 28/08/2020, 16:16 WIB
Petugas BBKSDA Riau melakukan evakuasi terhadap anak beruang lumpuh yang di area perusahaan PT Rimba Lazuardi, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Riau. Dok BBKSDA Riau CITRA INDRIANIPetugas BBKSDA Riau melakukan evakuasi terhadap anak beruang lumpuh yang di area perusahaan PT Rimba Lazuardi, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu, Riau. Dok BBKSDA Riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim Rescue Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Resor Kerumutan mengevakuasi seekor anak beruang madu yang lumpuh di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan, satwa liar dilindungi itu ditemukan dalam kondisi lumpuh di areal PT Rimba Lazuardi, Kecamatan Peranap, Kabupaten Inhu.

"Anak beruang madu ini kita evakuasi pada Sabtu lalu. Evakuasi dilakukan karena anak beruang dalam kondisi tidak bisa berjalan atau lumpuh," ujar Suharyono kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Rekor Baru, Jumlah Pasien Corona di Riau Bertambah Hampir 100 Orang

Ia menjelaskan, anak beruang lumpuh ini ditemukan oleh pihak perusahaan dan dilaporkan ke BBKSDA Riau.

Hewan buas tersebut diserahkan pihak perusahaan dan setelah itu dilakukan pemeriksaan oleh tim Rescue Resor Kerumutan.

"Tim Rescue segera memeriksa kondisi satwa, di mana satwa tersebut lumpuh pada kedua kakinya, sehingga mengalami kesulitan untuk berjalan," kata Suharyono.

Baca juga: Seorang Pria di Riau Bakar Rumahnya Sendiri, Api Menyambar ke Tetangga

Pada kesempatan tersebut, tim juga melakukan sosialisasi terkait upaya penanganan konflik satwa dan mengajak masyarakat bersama-sama berperan dalam merawat, menjaga dan melestarikan keberadaan satwa dilindungi.

Anak beruang lumpuh itu selanjutnya dibawa ke Kantor BBKSDA Riau di Pekanbaru pada Selasa (25/8/2020.

Setelah itu, anak beruang tersebut ditangani tim medis di klinik satwa BBKSDA Riau.

"Anak beruang madu ini berumur lebih kurang 2 bulan dan berjenis kelamin jantan. Pengecekan kondisi beruang dilakukan drh Rini Deswita dan tim medis lainnya. Untuk selanjutnya, perawatan secara intensif diperlukan untuk pemulihan kesehatannya. Semoga anak beruang tersebut dapat segera pulih kembali seperti sedia kala," kata Suharyono.

Baca juga: Saat Liburan Keluarga, Seorang Ibu Diserang Beruang Liar Hitam Hingga Tewas

Ia menambahkan, BBKSDA Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Rimba Lazuardi atas gerak cepatnya dalam melaporkan satwa yang dilindungi dalam kondisi lumpuh itu.

Sebab jika tidak diselamatkan dengan cepat, anak beruang tersebut bisa saja mati atau menjadi mangsa hewan buas lainnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X