Kuota Pupuk Subsidi Habis, Petani Madiun Kebingungan Cari Penggantinya

Kompas.com - 28/08/2020, 11:05 WIB
Ketua KTNA Kabupaten Madiun, Suharno KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIKetua KTNA Kabupaten Madiun, Suharno

MADIUN, KOMPAS.com - Ketersedian pupuk bersubsidi yang diprediksikan habis bulan depan membuat petani di Kabupaten Madiun kebingungan mencari penggantinya.

Padahal, musim tanam akhir tahun, 72.000 petani membutuhkan banyak pupuk agar padi yang ditanam menghasilkan panen yang maksimal tahun ini.

“Ketersediaan pupuk subsidi hampir habis tahun ini bagi Kabupaten Madiun. Kalau tidak ada penambahan kuota pupuk dari Kementan maka petani tidak bisa menggunakan pupuk bersubsidi di musim penghujan nanti,” kata Ketua Kelompok Tani dan Nelayan Andalan Kabupaten Madiun, Suharno kepada Kompas.com, Jumat (28/8/2020).

Menurut Suharno, ketersediaan pupuk bersubsidi saat ini tinggal 8.000 ton.

Baca juga: Tak Punya Kartu Tani, 72.000 Petani Madiun Terancam Kesulitan Dapatkan Pupuk Bersubsidi

 

Jumlah itu sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan pupuk puluhan ribu petani pada musim tanam kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kuota pupuk bersubsidi yang ada tinggal phonska dan urea. Untuk ZA da SP36 sudah habis,” ujar Suharno.

Suharno mengatakan, jumlah kebutuhan pupuk akan bertambah banyak saat musim penghujan tiba karena jumlah tanaman lebih banyak sekitar 30.000.

Dengan demikian, bila kuota pupuk bersubsidi habis bulan depan, maka saat musim penghujan petani kebingungan cari pupuk.

Bila dipaksakan menggunakan pupuk non subsidi, petani tidak berani membeli lantaran harganya empat kali lipat dari harga pupuk subsidi.

Terkecuali pemerintah menjamin harga gabah di atas Rp 5.000 maka petani berani menggunakan pupuk non subsidi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.