Detik-detik Pria di Riau Bakar Rumahnya karena Bertengkar dengan Istri

Kompas.com - 28/08/2020, 10:22 WIB
Petugas Polsek Lirik bersama damkar memadamkan api yang membakar tiga unit rumah akibat tersangka T (65) membakar rumahnya karena ribut dengan istrinya di Desa Jayapura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (26/8/2020). Dok. Polres InhuPetugas Polsek Lirik bersama damkar memadamkan api yang membakar tiga unit rumah akibat tersangka T (65) membakar rumahnya karena ribut dengan istrinya di Desa Jayapura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu, Riau, Rabu (26/8/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pertengkaran dalam rumah tangga mengantarkan pria berinisial T (65) ke penjara.

Pasalnya, pria berusia setengah abad lebih ini membakar rumahnya di Desa Jayapura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Akibatnya, dua unit rumah tetangganya juga disambar api hingga hangus terbakar.

Inilah detik-detik T membakar rumahnya hanya gara-gara bertengkar dengan istrinya D (55).

Baca juga: Berawal Cekcok, Suami Bakar Rumah Saat Istri Tidur

Pejabat sementara (Ps) Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran menceritakan, tersangka awalnya cekcok mulut dengan istrinya pada Rabu (26/8/2020) siang.

Pertengkaran diawali saat sang istri meminta bantu untuk jualan lontong di pasar. Namun, tersangka marah disuruh-suruh.

"Tersangka ini dulunya supir mobil tanki minyak. Setelah berhenti, sekarang dia kerja serabutan. Sedangkan istrinya jual lontong di pasar. Jadi, saat istri suruh bantu jualan, tersangka marah-marah," ungkap Misran saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (28/8/2020) pagi.

Baca juga: Seorang Pria di Riau Bakar Rumahnya Sendiri, Api Menyambar ke Tetangga

Ia menambahkan, sebenarnya pasangan suami istri (pasutri) ini sudah beberapa hari tidak saling bicara karena bertengkar. Pertengkaran mereka dipicu masalah ekonomi tersebut.

Karena pertengkaran terus berlanjut, kata Misran, pada Rabu dini hari pukul 03.20 WIB, tersangka nekat membakar rumahnya.

"Tersangka awalnya menghidupkan kompor dan membakar handuk alas meja jualan istrinya. Setelah itu, api membesar karena rumahnya terbuat dari papan atau semi permanen," kata Misran.

Rumah tetangga ikut terbakar

Pada saat api membesar, tersangka langsung kabur ke luar rumah. Begitu juga dengan istrinya langsung terbangun karena panas dan menyelamatkan diri.

Tersangka saat itu hanya berdua di rumah bersama istrinya. Sedangkan satu orang anaknya tidur di rumah saudaranya.

Misran mengatakan, ulah tersangka itu, kebakaran tidak hanya menghanguskan rumah tersangka. Akan tetapi, api juga menyambar dua rumah tetangga kiri dan kanan.

"Rumah tersangka di tengah. Jadi rumah tetangga kiri dan kanan hangus terbakar," sebut Misran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X