Keluarga Remaja yang Dikeroyok Temannya hingga Tewas Cari Keadilan, Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Kompas.com - 28/08/2020, 10:03 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Keluarga LRW, anak korban penganiayaan sejumlah temannya hingga meninggal ingin kasus yang menimpa anaknya diusut tuntas dan pelaku diadili seadil-adilnya.

Ibu Lukman, Pradhita Indriani (35), warga Wonokromo, Pleret, Bantul, mengatakan luka dan barang bukti yang dibeberkan oleh pihak kepolisian tidak sesuai.

"Antara luka dan barang bukti yang ditampilkan itu tidak sesuai dengan apa yang dialami oleh mendiang anak saya, seperti luka lebam dan luka koyak. Intinya, antara luka yang diderita anak saya dan bukti yang ditampilkan itu bertolak belakang," ujar Pradhita, saat diwawancarai di kantor KPAI Kota Yogyakarta, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Miris, Remaja Ini Tewas Dikeroyok Teman Usai Dituduh Curi Uang Rp 100.000

Sampai sekarang, dirinya belum mendapatkan hasil forensik. Ia menduga luka akibat benda tumpul menjadi satu di antara faktor yang melatarbelakangi anaknya tewas.

"Dalam barang bukti yang ditampilkan tidak ada benda tumpul. Kami juga belum dikasih tahu apa-apa hasil forensiknya," katanya.

Dalam kesempatan ini, keluarga didampingi oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Pandawa.

Direktur LKBH Pandawa Thomas Nur Ana Edi mengatakan, pihaknya mendampingi keluarga bertujuan untuk mendorong penegak hukum untuk menangani kasus dengan profesional, dan rasa keadilan.

Menurutnya korban maupun pelaku masih kategori anak-anak sehingga dalam proses hukum harus berimbang. Hukuman untuk para pelaku juga harus setimpal.

"Meskipun perkara anak, ketika perkara ini bisa didalami tentunya penegak hukum bisa menyeleksi apakah kasus ini merupakan kasus penganiayaan berat atau sedang. Hukuman untuk pelaku juga harus setimpal, karena korbannya juga anak-anak," jelasnya.

Baca juga: Bocah 6 Tahun yang Dianiaya Ibu Kandung Harus Jalani Operasi Tulang Lengan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X