"Kami Minta Bapak Presiden Jokowi, Tolong Perhatikan Masyarakat di Pelosok"

Kompas.com - 28/08/2020, 07:58 WIB
Foto : Warga Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, NTT saat diwawancara, Rabu (26/8/2020).  Kompas.com/Nansianus Taris Foto : Warga Dusun Glak, Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, NTT saat diwawancara, Rabu (26/8/2020). 


MAUMERE, KOMPAS.com - Meski sudah 75 tahun Indonesia merdeka, masih banyak daerah yang belum menikmati listrik negara. 

Salah satunya adalah warga Dusun Glak Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, NTT. 

Fransiskus Nong Sendis, warga Dusun Glak menuturkan, ratusan warga di wilayah itu menggunakan lampu pelita dan solar sel untuk penerangan malam hari. 

Hingga kini, menikmati listrik bagi 240 kepala keluarga di dusun Glak itu masih sebatas mimpi. 

Baca juga: Cerita Hayati, Rela Jadi Guru Bahasa Inggris Demi Siswa SD di Pedalaman Pulau Buru

"Sudah 75 tahun Indonesia merdeka, tetapi kami belum nikmati listrik," ujar Fransiskus, kepada Kompas.com, di Dusun Glak, Rabu (26/8/2020). 

Fransiskus mengatakan, masyarakat sangat merindukan jaringan perusahaan listrik negara (PLN) masuk ke Dusun Glak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, saat ini, listrik menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat dan instansi pemerintah yang ada di desa. 

Fransiskus berharap, pemerintah Kabupaten Sikka bisa segera koordinasi dengan PLN agar memperluas jaringan ke dusun di pedalaman itu. 

"Kami juga ingin nikmati program listrik masuk desanya pemerintah pusat. Kami minta Bapak Presiden Jokowi, tolong perhatikan masyarakat di pelosok," ungkap Fransiskus. 

Anggota DPRD Sikka, Stefanus Sumandi mengaku, sudah berulang kali meminta pemerintah dan PLN untuk memasang jaringan listrik de Dusun Glak, Desa Hale. 

Namun, permintaan itu belum direalisasi. 

"Sampai 75 tahun Indonesia merdeka juga mereka di sini masih pakai pelita untuk penerangan malam. Tidak tahu juga sampai kapan baru ada listrik," ujar Stefanus.

Baca juga: Kades di Flores Timur 2 Jam di Atas Pohon Cari Sinyal demi Rapat Virtual dengan Bupati

Stefnus mengatakan, di dusun itu sudah dibangun fasilitas publik seperti sekolah dan Poskesdes sudah dibangun.

Untuk mendukung kerja instansi itu perlu listrik. Karena itu, sudah selayaknya pemerintah dan PLN memperluas jaringan listrik ke wilayah dusun itu.

Kepala Unit Pelayanan PLN Flores Bagian Timur, Saut Panjaitan mengatakan, Dusun Glak sudah masuk dalam daftar rencana survei tahun ini. 

"Saya sudah cek, Dusun Glak sudah masik dalam daftar kami. Sesuai antrean permohonan, rencana kami akan lakukan survei ke sana minggu depan," kata Saut, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Kamis (27/8/2020). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Jateng Jadi Provinsi Pelayanan Investasi Terbaik 2021, Ganjar Janji Perhatikan Pengusaha Kecil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.