21 Keluarga di Kabupaten Bogor Jadi Sumber Penularan Covid-19

Kompas.com - 28/08/2020, 05:38 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Anggota Divisi Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Dede Agung Priatna, menyebutkan, saat ini ada 21 keluarga yang menjadi sumber penularan virus Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Tren penularan Covid-19 yang berasal dari klaster keluarga atau rumah tangga di Kabupaten Bogor ini mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir.

"Jumlah 21 itu terangkum dari sembilan kecamatan yang tersebar," kata Dede yang juga sebagai Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Muncul Klaster Keluarga di Kabupaten Bogor, Tersebar di 9 Kecamatan

Dia mengungkapkan, penularan Covid-19 klaster rumah tangga ini bermula dari kontak erat yang intens di tingkat keluarga.

Selain itu, kata dia, penularan itu juga terjadi karena proses interaksi antar-rumah tangga dalam kelompok masyarakat.

Termasuk adanya kegiatan silaturahim, seperti event-event dan resepsi di lingkungan tempat tinggal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artinya, kondisi ini sudah masuk hingga ke rumah tangga atau transmisi lokal dan bukan lagi berasal dari imported case atau luar daerah saja.

"Ya, transmisi lokal dengan lokus dalam kelompok kecil keluarga," ujar dia.

Dia menilai, di tengah pelonggaran aturan dalam PSBB pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB), tingkat kedisiplinan warga pun semakin turun.

Oleh karena itu, hampir setiap hari terjadi penambahan kasus-kasus positif, diiringi angka penularan yang semakin naik.

"Tentunya kondisi ini akan memiliki potensi bertambahnya kasus Covid-19 karena kultur masyarakat yang bersilaturahim," terang dia.

Terkait kebijakan prevensi atau pencegahan, lanjut dia, Pemkab Bogor akan melakukan strategi teknis yang lebih dikuatkan, seperti sosialisasi masif dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat sebagai kunci memutus rantai penularan Covid-19.

Pasalnya, penularan yang terjadi di dalam lingkungan rumah tangga sebagian besar berasal dari perilaku, baik individu maupun kelompok masyarakat.

"Fokusnya pada perubahan perilaku warga yang positif, demi memutus rantai penularan per individu. Dibangun dengan gerakan sigap sehat, yaitu saling jaga, peduli sesama untuk hidup sehat," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah mengonfirmasi bahwa pusat penyebaran virus corona berasal dari klaster rumah tangga atau keluarga.

Baca juga: 2 Staf Positif Corona, Aktivitas Kantor DPRD Kabupaten Bogor Dibatasi

Data Gugus Tugas Covid-19 mencatat, saat ini klaster keluarga telah tersebar di sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor.

"Klaster keluarga itu ada di sembilan kecamatan pertama di Kecamatan Ciawi, Tamansari, Cibinong, Cileungsi, Gunung Putri, Klapanunggal, Jonggol, Bojong Gede, Ciampea," kata Syarifah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/8/2020).

Menurut dia, klaster keluarga ini terdeteksi sejak tiga pekan lalu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X