Klaster Industri Ditemukan, Ridwan Kamil Berharap Pabrik Tidak Tutup

Kompas.com - 27/08/2020, 18:29 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada awak media seusai menjalani pemeriksaan kesehatan,  di puskesmas Garuda, kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/8/2020). Ridwan Kamil menjalani sejumlah tes kesehatan dan tes usap atau swab test sebelum dilakukan proses penyuntikkan atau uji klinis tahap III vaksin Sinovac COVID-19. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan keterangan kepada awak media seusai menjalani pemeriksaan kesehatan, di puskesmas Garuda, kecamatan Andir, Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/8/2020). Ridwan Kamil menjalani sejumlah tes kesehatan dan tes usap atau swab test sebelum dilakukan proses penyuntikkan atau uji klinis tahap III vaksin Sinovac COVID-19.

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bahwa kawasan industri tidak kebal dengan penyebaran Covid-19.

Hal itu ia katakan menyusul ditemukannya klaster baru penularan virus corona di kawasan industri di Jabar.

Meski demikian, dia khawatir kasus baru itu akan membuat pabrik ditutup dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Baca juga: Ledakan Mengerikan yang Menewaskan Warga Awalnya Dikira Bom dan Gempa

"Jangan sampai industri yang sudah buka, kemudian tutup lagi gara-gara Covid," ujar Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (28/8/2020).

Menurut Ridwan, apabila ada penyebaran, berati ada sesuatu yang tidak sesuai protokol kesehatan di kawasan industri.

"Atau ada OTG yang wara-wiri melakukan kegiatan. Kita khawatir, tolong wasada kepada seluruh industri di Jabar juga bahwa industri tidak kebal, makanya hati-hati," kata pria yang akrab disapa Emil itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tes Swab Negatif, Ridwan Kamil Akan Disuntik Vaksin Sinovac

Emil menuturkan, penyebaran itu kemungkinan disebabkan pola hidup yang tak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Penularan biasanya terjadi karena ada orang yang positif namun tanpa gejala, yang secara fisik terlihat sehat.

Menurut Emil, para pemimpin perusahaan diminta memastikan agar karyawan yang pulang dari kantor menaati potokol kesehatan.

Emil mengatakan, jangan sampai karena tidak disiplin di luar kantor, tetapi menyebarkan virus ke dalam kantor.

"Perilaku tertular Covid-19 orang bekerja ini ada dua, bisa di temat kerjanya atau perilaku pekerja itu di rumahnya. Pulang kerja apa dia mampir ke pasar, nongkrong dulu? Maka secara terori kemungkinan terpapar ini di luar pabriknya," kata Emil.

 

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan ada klaster baru penyebaran Covid-19 di kawasan industri.

Ia menyebut, setidaknya ada tiga pabrik besar yang menjadi klaster baru.

"Epidemologi baru ditemukan ada klaster baru di MM2000 yaitu di kawasan industri di daerah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Nah MM2000 ini adalah kawasan di mana dia ada kavling untuk idnustri besar," ujar Emil.

Dari hasil pengetesan massal di kawasan industri, mayoritas kasus berada di tiga pabrik besar.

"Satu di LG ada 242, kasusnya ini lumayan sangat banyak, di mana domisili mereka yang terpapar covid ada di Kabupaten Bekasi, ada Jakarta dan Karawang juga. Ini sudah isolasi mandiri," kata dia.

Kemudian, 71 kasus baru ditemukan di pabrik Suzuki. Sementara satu pabrik lagi tidak disebutkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.