Polisi: Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Cileungsi Bogor Lebih dari 10

Kompas.com - 27/08/2020, 16:39 WIB
Ilustrasi bom SHUTTERSTOCKIlustrasi bom

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menyebut pelaku pelemparan Bom molotov di Markas PAC PDIP Cileungsi, Bogor lebih dari 10 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago yang ditemui di ruang kerjanya, di Mapolda Jabar, Kamis (27/8/2020).

"Diduga untuk sementara berdasarkan hasil pemeriksaan lebih dari 10 orang (pelaku)," kata Erdi.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDI-P Cileungsi Bertambah

Saat ini polisi telah menangkap 10 pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

Terakhir pelaku berinisial K (26) ditangkap Rabu (26/5/2020) malam sekitar pukul 22.00 WIB di daerah Cilodong.

"Yang sudah diamankan 10 orang. Pertama tujuh, kemudian kemarin dua orang dan tadi malam Polres Bogor menangkap seorang lagi," kata Erdi.

Saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran pelaku lainnya  untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Polres bogor dibackup Dirkrimum Polda Jabar akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku-pelaku yang lain," ucap Erdi.

Baca juga: Hasto Sebut Pelempar Molotov ke Kantor PDI-P Cileungsi Anti-demokrasi

Menurut Erdi, motif para pelaku ini sama yakni dipicu emosi para pelaku atas adanya tindakan pembakaran foto Rizieq di DPR RI.

Namun, Erdi tak menjelaskan detail soal keterkaitan pembakaran foto Rizieq ini dengan pelemparan bom molotov tersebut, yang pasti para pelaku ini saling mengenal satu sama lain.

"Mereka saling mengenal satu sama lain," kata Erdi.

Baca juga: Kapolda Jabar Janji Tangkap Semua Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Kantor PDI-P Cileungsi

Seperti diketahui, pelemparan bom molotov di dua markas PAC PDIP ini berselang sehari. Insiden pertama pelemparan terjadi pada Selasa 28/7/2020) di PDIP PAC Megamendung, yang juga merupakan kediaman Wakil Ketua PDIP Kabupaten Bogor Rosenfield Panjaitan. Pelemparan itu sendiri baru diketahui pada pukul 06.00 WIB tadi pagi oleh pemilik rumah tersebut.

Insiden kedua, terjadi sehari kemudian yakni pada tanggal (29/7/2020) di di sekretariat PAC PDIP Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Regional
Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Regional
686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

Regional
Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Regional
Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Regional
4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

Regional
Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Regional
Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Regional
2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Regional
Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Wali Kota Sutiaji Sebut Puluhan Warga Malang Terinfeksi Covid-19 akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Ruang Publik dan Tempat Wisata di Wonogiri Tutup Selama Zona Merah

Ruang Publik dan Tempat Wisata di Wonogiri Tutup Selama Zona Merah

Regional
Jalan Trans Flores Tertutup Material Longsor, Akses Transportasi Lumpuh 5 Jam

Jalan Trans Flores Tertutup Material Longsor, Akses Transportasi Lumpuh 5 Jam

Regional
14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

14 Daerah di Jabar Masuk Kategori Bencana Tinggi, BPBD Ingatkan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X