Wanita yang Usap Wajah dengan Air Liur Jenazah Covid-19 Akan Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 26/08/2020, 12:12 WIB
Hertina Linda, seorang wanita yang kesehariannya sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 jodoh, yang sebelumnya dicari oleh Tim Gugus Tugas Perceoatan Penanganan Covid-19 Batam, akhirnya berhasil diamankan. Saat ini Hertina sudah berada di RSKI Covid-19 Pulau Galang dan langsung dilakukan pengambilan swab. DOK DINKES BATAMHertina Linda, seorang wanita yang kesehariannya sebagai pedagang di pasar Tradisional Toss 3000 jodoh, yang sebelumnya dicari oleh Tim Gugus Tugas Perceoatan Penanganan Covid-19 Batam, akhirnya berhasil diamankan. Saat ini Hertina sudah berada di RSKI Covid-19 Pulau Galang dan langsung dilakukan pengambilan swab.

KOMPAS.com - Aksi seorang wanita berinisial HL yang menolak dan memaki-maki Tim Gugus Tugas saat hendak dievakuasi di Batam akan dilaporkan ke polisi.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi menyebut HL dianggap telah membuat resah dan membahayakan orang lain serta berpotensi sebagai penyebab penyebaran Covid-19 di Batam.

Didi mengatakan, jika hasilnya swabnya negatif, HL akan langsung dibawa ke Mapolresta Barelang untuk proses hukum.

Baca juga: Kena Tipu Uang Mainan Saat Berjualan, Begini Cerita Pilu Dua Nenek di Bali

“Saat ini sedang proses karantina, pengambilan swab juga telah dilakukan,” kata Didi saat dihubungi, Selasa

HL juga sempat dikabarkan nekat untuk mengusap wajahnya dengan air liur jenazah YHG (47) sambil mengejek petugas yang akan mengevakuasi.

“Karena dibujuk secara baik-baik tidak mau, akhirnya HL dibawa dengan paksa oleh Tim Gugus Tugas,” kata Didi saat dihubungi Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Wanita yang Mengusap Wajah dengan Air Liur Jenazah Covid-19 Dites Swab

 

Jalani tes swab

Setelah berhasil dibawa ke RSKI Covid-19 Pulau Galang, HL segera jalani tes swab dan diisolasi.

“Saat ini sedang proses karantina, pengambilan swab juga telah dilakukan,” kata Didi.

Menurut Didi, evakuasi HL dilakukan setelah hasil tes swab sejumlah orang yang pernah kontak derat dengannya terkonfirmasi positif.

Namun, saat hendak dievakuasi, wanita yang bekerja sebagai pedagang di Pasar Tradisional Toss 3000 Jodoh itu menolak keras.

Baca juga: Aksi Nekat Jemput Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Batam, 12 Penjemputnya Kini Positif

 

Usap air liur jenazah covid-19

Soal aksi HL yang disebut berani mengusap wajahnya dengan air liur jenazah YHG, Didi menyangsikannya.

“Gaya dia saja, pengakuan dia saja. Mana berani dia, enggak ada orang yang lihat dia melumurkan air liur, orang seramai itu kejadiannya," kata Didi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Didi menyebut sudah ada 12 orang yang pernah kontak dengan HL, positif corona.

“Benar untuk saat ini ada 12 yang terkonfirmasi positif corona dari jumlah seluruhnya ada 24 orang yang melakukan penjemputan,” kata Didi melalui telepon, Minggu (23/8/2020).

(Penulis: Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor: Abba Gabrillin)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Meninggalnya Ibu Hamil yang Diduga Ditelantarkan, Bidan hingga Pejabat RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Buntut Meninggalnya Ibu Hamil yang Diduga Ditelantarkan, Bidan hingga Pejabat RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Regional
Muncul Kasus Covid-19 dari Klaster Kondangan Cirebon di Temanggung

Muncul Kasus Covid-19 dari Klaster Kondangan Cirebon di Temanggung

Regional
Bertambah 50 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor

Bertambah 50 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor

Regional
Kamis, Presiden Jokowi Berkunjung ke Labuan Bajo, NTT

Kamis, Presiden Jokowi Berkunjung ke Labuan Bajo, NTT

Regional
Istri Meninggal dan Putrinya Lumpuh, Koestomo: Selama Masih Kuat, Saya Akan Terus Merawat Anak Saya

Istri Meninggal dan Putrinya Lumpuh, Koestomo: Selama Masih Kuat, Saya Akan Terus Merawat Anak Saya

Regional
Potensi Tsunami 20 Meter, EWS Tsunami Gunungkidul Rusak

Potensi Tsunami 20 Meter, EWS Tsunami Gunungkidul Rusak

Regional
Risma Imbau Warga Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Musim Hujan

Risma Imbau Warga Surabaya Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Musim Hujan

Regional
Kata Warga soal Penghuni Rumah di Gunungkidul yang Digeledah Densus 88

Kata Warga soal Penghuni Rumah di Gunungkidul yang Digeledah Densus 88

Regional
Anak yang Jadi Korban Kekerasan Orangtua Akhirnya Diasuh Kapolres

Anak yang Jadi Korban Kekerasan Orangtua Akhirnya Diasuh Kapolres

Regional
Dikemas Kotak Kayu, 301 Kilogram Ganja Dibawa Truk dari Aceh ke Bogor

Dikemas Kotak Kayu, 301 Kilogram Ganja Dibawa Truk dari Aceh ke Bogor

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 30 September 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 September 2020

Regional
Demi Hidupi 4 Adiknya, Gadis Yatim Piatu Jadi Penggembala Sapi dan Pungut Kelapa

Demi Hidupi 4 Adiknya, Gadis Yatim Piatu Jadi Penggembala Sapi dan Pungut Kelapa

Regional
Geliat Penerbangan di Tengah Wabah, Maskapai Asing Mulai Terbang ke Bandara YIA

Geliat Penerbangan di Tengah Wabah, Maskapai Asing Mulai Terbang ke Bandara YIA

Regional
Kasus Ibu Hamil Diduga Ditelantarkan hingga Meninggal, Wadir RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Kasus Ibu Hamil Diduga Ditelantarkan hingga Meninggal, Wadir RSUD Bulukumba Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X