KILAS DAERAH

Mentan Apresiasi Langkah Gubernur Erzaldi Jadikan Babel Penyangga Ketahanan Pangan Nasional

Kompas.com - 26/08/2020, 08:00 WIB
Penanaman padi pertama, di area persawahan Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Bangka Selatan, Selasa (25/8/2020). DOK. Humas Pemprov Bangka BelitungPenanaman padi pertama, di area persawahan Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Bangka Selatan, Selasa (25/8/2020).

KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, sangat mengapresiasi langkah Gubernur Bangka Belitung ( Babel) Erzaldi, yang menjadikan wilayahnya sebagai salah satu penyangga ketahanan pangan nasional.

“Beliau sangat agresif, bersemangat, dan bekerja cepat mengembangkan wilayahnya,” kata Syahrul, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Hal tersebut dikatakan Syahrul, saat menanam padi pertama, di area persawahan Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Bangka Selatan, Selasa (25/8/2020).

Pada kesempatan tersebut, Syahrul dan Erzaldi mengitari area persawahan menggunakan traktor roda empat, dan menanam padi menggunakan rice transplanter.

Baca juga: Mentan Yakin Sektor Pertanian Bisa Bertahan meski Terjadi Resesi Ekonomi

“Saya hadir di sini untuk merespons dan mendukung keinginan pak gubernur mengembangkan Babel,” kata Syahrul.

Menurut Syahrul, pertanian adalah nadi bagi dunia. Pasalnya, tidak ada yang tidak butuh makan. Jadi, siapapun bisa bertani dengan memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggalnya.

“Pada masa sulit ini, ekonomi dunia melemah. Indonesia sendiri pertumbuhan ekonominya berada pada angka -5,2 persen. Tapi, pertanian tidak kena masalah. Maka dari itu, Jepang, Jerman, dan negara di Eropa kembali mengolah pertaniannya,” kata Syahrul.

Ke depannya, lahan seluas 1.200 hektar (ha) di Babel akan mengusung konsep food estate, yang dikelola menggunakan peralatan pertanian modern, seperti hand traktor, traktor roda empat, dan rice transplanter.

Baca juga: Pertanian Mau Krisis atau Enggak, Selalu Tumbuh...

Syahrul pun mengatakan, lahan-lahan di Babel berpotensi berkembang cepat.

“Demi kesejahteraan masyarakat Babel, saya harap penyikapan pertama ini dapat kita aplikasikan di dua kabupaten yaitu Bangka Tengah dan Bangka Selatan,” kata Syahrul. (IMELDA/LISTYA)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Menyoal Penularan Covid-19 Saat Sekolah Tatap Muka di Gunungkidul, Siswa Terpapar dari Guru Positif Corona

Regional
Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Ganjar Pertimbangkan Sekolah Tatap Muka Tak Digelar Serentak

Regional
Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Fotonya Bersama Ganjar Disalahgunakan untuk Kampanye Calon Bupati Purbalingga, Kader PDI P Lapor Bawaslu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Warga Menolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab | Uang Rp 165 Juta Milik Sujinah di KUD Tak Bisa Diambil

[POPULER NUSANTARA] Warga Menolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab | Uang Rp 165 Juta Milik Sujinah di KUD Tak Bisa Diambil

Regional
Detik-detik Mobil Pikap Terguling ke Jurang, Penumpang Terjatuh, Sopir Melompat Keluar

Detik-detik Mobil Pikap Terguling ke Jurang, Penumpang Terjatuh, Sopir Melompat Keluar

Regional
Menyoal Jejak Satwa di Jalur Evakusi Gunung Merapi, Jejak Anjing Bukan Macan Tutul

Menyoal Jejak Satwa di Jalur Evakusi Gunung Merapi, Jejak Anjing Bukan Macan Tutul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X