Kompas.com - 25/08/2020, 18:32 WIB
Agustinus Rumere (9 tahun), salah satu dari sembilan anak yang wajahnya ditampilkan pada bagian belakang uang Rp 75.000, Jayapura, Papua, Selasa (25/8/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIAgustinus Rumere (9 tahun), salah satu dari sembilan anak yang wajahnya ditampilkan pada bagian belakang uang Rp 75.000, Jayapura, Papua, Selasa (25/8/2020)

KOMPAS.com - Agustinus Rumere (9) mengaku senang wajahnya tercetak di uang pecahan Rp 75.000 yang merupakan edisi khusus kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia.

Saat ini, Agustinus duduk di kelas IV SDN Impres Polimak, Jayapura.

Agustinus mengaku, tak banyak yang tahu wajahnya ada di uang edisi khususu kemerdekaan itu.

"Yang tahu hanya dua orang," kata Agustinus di Jayapura, Selasa (25/8/2020).

Bocah yang bercita-cita sebagai pilot itu gembira jika makin banyak orang yang tahu wajahnya tercetak di uang kertas pecahan Rp 75.000 tersebut.

Baca juga: Cerita Agustinus, Anak Asal Papua di Uang Rp 75.000, Dipotret Saat Sakit Malaria

Proses pemotretan mendadak

Fitri Seserai, ibu dari Agustinus Rumere, menceritakan proses pemotretan anaknya sangat mendadak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fitri yang bekerja di Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Papua ini tak tahu wajah anaknya akan tercetak di uang edisi kemerdekaan.

"Waktu itu ditanya anaknya umur berapa dan disuruh bawa ke kantor karena orang Jakarta sudah datang. Saat itu Agustinus sedang sakit malaria," ujarnya.

Karena mendadak, Fitri tak leluasa memilih pakaian adat khas Papua dari tempat peminjaman.

Ia mendapatkan pinjaman pakaian adat dari Serui, Kabupaten Yapen.

Agustinus Rumere (9 tahun), salah satu dari sembilan anak yang wajahnya ditampilkan pada bagian belakang uang Rp 75.000, Jayapura, Papua, Selasa (25/8/2020)KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI Agustinus Rumere (9 tahun), salah satu dari sembilan anak yang wajahnya ditampilkan pada bagian belakang uang Rp 75.000, Jayapura, Papua, Selasa (25/8/2020)

Sementara Fitri berasal dari Tanah Merah, Kabupaten Jayapura, sedangkan suaminya dari Biak.

"Yang dipakai untuk foto baju adat Serui, saat itu cari baju pas dapatnya Serui, semuanya mendadak," kata Fitri.

Rahasia

Fitri tak diberi tahu tentang tujuan pemotretan itu. Ia mengaku hanya menuruti permintaan yang diterima pada Agustus 2019.

Ia bahkan tak tahu tujuan pemotretan itu sampai 17 Agustus 2020. Saat itu, ia menerima pesan bahwa wajah anaknya tercetak di uang Rp 75.000.

Fitri bangga karena Agustinus menjadi salah satu dari jutaan anak Indonesia yang terpilih.

Baca juga: Viral, Foto Nenek Penjual Mangga Dibayar Uang Mainan Pecahan 50.000

"Saya tidak tahu sama sekali akan begini karena itu sudah satu tahun lalu, saya sudah lupa. Tanggal 17 kemarin saya dapat WhatsApp, tentu ini juga pekerjaan Tuhan," kata Fitri.

Kepala KPw BI Papua Naek Tigor Sinaga membenarkan, pemotretan itu sangat dirahasiakan Bank Indonesia (BI) Pusat.

Saat pengambilan foto, perwakilan BI Pusat tak memberi tahu hal itu untuk keperluan desain uang Rp 75.000 edisi khusus.

Bahkan, Naek yang merupakan Kepala KPw BI Papua pun tidak diberi tahu tentang hal tersebut.

"Tidak ada seleksi karena ini sangat dirahasiakan, saya saja tidak tahu," kata dia.

(KOMPAS.com - Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.