Jumlah Relawan yang Mendaftar Uji Klinis Calon Vaksin Covid-19 Lebihi Target

Kompas.com - 25/08/2020, 14:45 WIB
Petugas kesehatan memberikan pengarahan dan evaluasi kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASAPetugas kesehatan memberikan pengarahan dan evaluasi kepada relawan saat simulasi uji klinis calon vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III calon vaksin Covid-19 produksi Sinovac kepada 1.620 relawan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Jumlah masyarakat Kota Bandung yang mendaftar sebagai relawan uji klinis calon vaksin Covid-19 melebihi jumlah calon vaksin yang disediakan.

Jika jumlah yang dikirim oleh perusahaan Sinovac Ltd, China hanya 1.620 vaksin, jumlah warga Kota Bandung yang mendaftar sebagai relawan uji klinis untuk saat ini telah mencapai 1.935 orang.

"Total relawan yang sudah terdaftar 1.935. Jumlah otang yang dibutuhkan dalam uji klinis ini memang masih, besar," Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rosye Arosdiani, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).

"Target 1.620 dan pendaftaran masih terus dibuka sampai tanggal 31 Agustus nanti. Asumsinya (selebihnya dari 1.620) menjadi waiting list," lanjutnya. 

Baca juga: Diantar Si Cinta, Ridwan Kamil Jalani Uji Klinis Vaksin Covid-19

Lebih lanjut Rosye menjelaskan, dari 1.935, relawan yang siap untik disuntik calon vaksin Covid-19 mencapai 110 orang.

Jumlah tersebut akan disuntik hari ini di 6 fasilitas kesehatan yakni Puskesmas Garuda, Puskesmas Ciumbuleuit, Puskesmas Dago, Puskesmas Sukapakir, Klink Fakultas Kedokteran Unpad Dipatiukur dan RS Pendidikan Unpad Jalan Eyckman.

"Yang sudah memasuki proses penyuntikan mencapai 110 orang. Ini (penyuntikan) bertahap karena pelaksanaan setiap minggu dibatasi," katanya. 

Setiap minggu masing masing site hanya 25 orang.

Di Balai Besar Kesehatan Unpad 19 orang, di FK Unpad 21 orang, Puskesmas Garuda 19 orang,  Puskesmas Ciumbuleuit 18 orang,  kemudian Puskesmas Dago 15 orang dan Puskesmas Sukapakir 18 orang.

Baca juga: Bakal Jalani Uji Klinis Vaksin Corona, Kapolda Jabar: Ya, Siap Mental dan Fisik

 

Rosye menambahkan, sebelum diputuskan menjadi 110 orang yang akan disutik hari ini, terdapat satu orang calon relawan yang dibatalkan karena tidak memenuhi syarat.

"Yang tidak lolos di V0 hanya satu yang keluar dari penelitian karena tidak memenuhi syarat, rapid testnya reaktif," ungkapnya.

Rosye memastikan hari ini relawan yang akan disuntik calon vaksin Covid-19 termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Selain itu, menurut dia, ada pula ASN Kota Bandung yang ikut menjadi relawan.

"Ada, Camat di Kota Bandung (ikut jadi relawan)," katanya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X