Polisi Sebut Keterangan Saksi Kasus Pembunuhan Staf KPU Yahukimo Janggal

Kompas.com - 25/08/2020, 11:43 WIB
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menyebut, anggotanya kembali memastikan bila keterangan saksi kasus pembunuhan Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo, berinisial KM, tidak benar.

Keterangan pertama saksi yang mengaku bersama korban mengantar obat kepada istrinya yang sedang sakit, dipastikan Paulus tidak benar.

Kemudian, pernyataan saksi kalau ia setidaknya sudah tiga kali pergi bersama korban pun, diketahui hanya kebohongan.

"Memang sampai hari ini alibi sedikit janggal karena keterangan beberapa staf KPUD yang sudah diperiksa, tidak pernah yang bersangkutan mengikuti saksi (KM), tapi mengapa ungkapan pertama sahabatnya itu sudah tiga kali," ujar Paulus, di Jayapura, Selasa (25/8/2020).

Baca juga: Pembunuh Staf KPU Yahukimo Terungkap, Kapolda: Dia Membunuh karena Dipecat dari Kesatuan

Paulus menyebut, kasus tersebut menjadi prioritasnya karena korban memiliki peran yang vital dalam proses Pilkada di Yahukimo.

Ia pun memastikan akan segera bertolak ke Yahukimo untuk memimpin langsung proses penyelidikan kasus pembunuhan Hendry Jovinski.

"Saya pastikan saya akan segera ke sana," kata Paulus.

Terlebih, terjadi kasus pembunuhan terhadap Muhammad Thoyib, di Jalan Bandara Dekai, pada 20 Agustus 2020.

Paulus menuturkan, pembunuhan yang terjadi kepada M Thoyib memiliki kemiripan dengan proses pembunuhan Hendry Jovinski.

"Ini jadi perhatian saya karena setelah pada 12 Agustus terjadi pembunuhan, lalu pada 20 Agustus terjadi pembunuhan lagi dengan modus yang sama," kata dia.

Paulus meyakini apa yang menimpa kedua korban bukan karena faktor dendam karena masyarakat di Papua memiliki aturan adat tersendiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X