Anggota DPRD Gresik Tak Terbukti Langgar Kode Etik dalam Kasus Pencabulan

Kompas.com - 25/08/2020, 10:03 WIB
Ketua Badan Kehormatan DPRD Gresik Fakih Usman, saat memberikan keterangan kepada awak media. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKetua Badan Kehormatan DPRD Gresik Fakih Usman, saat memberikan keterangan kepada awak media.

GRESIK, KOMPAS.com - Badan Kehormatan DPRD Gresik menyatakan anggota dewan berinisial NH yang diduga menawarkan uang Rp 500 juta hingga Rp1 miliar kepada keluarga korban pemerkosaan berinisial MD (16) dinyatakan tak bersalah.

Dalam rapat paripurna DPRD Gresik yang digelar pada Senin (24/8/2020), Ketua BK DPRD Gresik Fakih Usman menyatakan, NH tak melanggar aturan kode etik sesuai sidang yang digelar BK DPRD.

Baca juga: Hadiri Sidang di BK DPRD Gresik, Keluarga Korban Pemerkosaan Batal Cabut Laporan

"Tidak terbukti. Tidak ada bukti yang mengarah ke sana," ujar Fakih saat dihubungi selepas rapat paripurna, Senin (24/8/2020).

Fakih menjelaskan, setelah menjalani rangkaian sidang, NH terbukti tak melakukan intervensi dalam kasus tersebut.

"Kami sudah empat kali menggelar sidang, termasuk menghadirkan saksi ahli," ucap dia.

BK DPRD Gresik tak menemukan upaya intervensi seperti laporan pihak keluarga dan kuasa hukum korban.

Menurut Fakih, NH tak terbukti melakukan penyuapan yang dilaporkan pihak keluarga. Pernyataan dari BK DPRD Gresik itu juga merupakan bentuk pemulihan nama baik politikus Partai Nasdem itu.

"Dia yang bersangkutan, datang ke rumah korban waktu itu hanya memberikan solusi, tidak melakukan intimidasi supaya korban tidak melapor (kepada pihak kepolisian)," jelas Fakih.

Sementara itu, NH tak mau berkomentar lebih banyak terkait hal itu. Meski dirinya diputuskan tak bersalah oleh BK DPRD Gresik.

"Sudah mboten bahas niku (tidak bahas itu lagi) tidak ada komentar, suwon (terima kasih) klarifikasinya," tulis NH saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Baca juga: Danramil Positif Covid-19, Istrinya Meninggal karena Corona, Koramil Tak Ditutup

Sedangkan SG yang merupakan pelaku pencabulan MD telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Sebelumnya, NH sempat dilaporkan keluarga dan kuasa hukum korban kepada BK DPRD Gresik pada 18 Mei 2020. NH dituding sempat ikut campur dalam kasus dugaan perkosaan MD (16) yang dilakukan oleh SG (50), agar kasus berakhir damai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X