Gaya Bermedia Sosial Bupati Karawang, Hapus Komentar Tak Pantas hingga Bantu Warga yang Kena PHK

Kompas.com - 25/08/2020, 08:59 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (ANTARA/Ali Khumaini) Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (ANTARA/Ali Khumaini)

KARAWANG, KOMPAS.com - Sebagaimana sejumlah kepala daerah lainnya, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga bermain media sosial baik sebagai sarana komunikasi antara pimpinan dengan masyarakat, sosialisasi program pemerintah maupun sekadar hiburan.

Cellica memiliki akun resmi di Instagram dan Facebook. Ia sering berkomunikasi dengan warganet melalui media sosial tersebut.

Namun ada kalanya, Cellica kerap mendapat komentar negatif dari netizen atas apa yang ia unggah.

Ia mengaku tak masalah unggahan media sosialnya dikomentari negatif. Menurutnya, itu bagian dari demokrasi.

"Nggak apa-apa. Itu bagian dari proses demokrasi," ujar Cellica kepada Kompas.com usai menghadiri sebuah acara di Aula Husni Hamid, Komplek Kantor Bupati Karawang, Minggu (23/8/2020).

Baca juga: Empat Partai Politik Dipastikan Usung Cellica-Aep di Pilkada Karawang 2020

Hanya saja, kata Cellica, komentar yang tak senonoh dan tak pantas kerap ia hapus dari kolom komentar unggahannya. Sebab, menurutnya, hal itu tak baik untuk pembelajaran bagi masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cellica memiliki akun Facebook dan Instagram. Akun Facebooknya bernama Cellica Nurrachadiana dan diikuti 150.960 orang. Sementara akun Instagramnya ialah @cellicanurrachadiana dengan pengikut 266.000 orang.

Cellica mengelola sendiri dua akun media sosialnya. Sebab menurutnya, kadang-kadang ada karakter yang berbeda jika dipegang orang lain. Misalnya kata-kata yang digunakan.

"Kan aku pikir kadang-kadang kita beda kalau kita sendiri sama dipegang orang. Kata-katanya, karakternya (harus) mencerminkan saya," ucapnya.

Belajar dari tokoh

Meski tanpa konsultan dan modal awal, Cellica mengaku belajar dari sejumlah tokoh untuk bermedia sosial.

Mereka adalah para pejabat yang sudah tenar di dunia media sosial seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Gubernur DKI Anies Baswedan, hingga Presiden Joko Widodo.

Cellica biasa mengunggah kegiatan-kegiatannya, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan dan keluarga.

Baca juga: Fakta Sembuhnya Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Dirawat Hampir 3 Pekan, Konsumsi Buah dan Sayur

 

Ia juga kerap merepos ulang unggahan masyarakat yang menandai akunnya pada story Instagram.

Tak jarang ia juga memberikan informasi perihal program Pemkab Karawang hingga imbauan kepada masyarakat. Misalnya soal pencegahan penyebaran Covid-19.

Komentar masyarakat tentu saja beragam. Ada yang menyambut dan ada pula yang mengkritik.

Terima aduan warga

Banyak juga warga yang mengadu melalui akun medsos Cellica. Di antaranya perihal pengurusan administrasi, program pembangunan, kasus pencemaran lingkungan, hingga jalan rusak.

Dalam beberapa postingan Cellica di Instagram, ia tampak membalas beberapa komentar warganet.

Bahkan ada seorang warga yang curhat soal pemutusan hubungan kerja (PHK), seperti akun instagram @verisugianto_magenta.

Cellica pun membalas komentar itu. Ia mengaku akan menindaklanjuti aduan itu dan akan berkomunikasi dengan pihak perusahaan perihal PHK sepihak tersebut.

Cellica memang lebih aktif di Instagram ketimbang Facebook.

Baca juga: Selesai Masa Isolasi, Bupati Karawang Mulai Beraktivita

 

Cellica juga kerap menggunakan fitur-fitur kekinian pada Insta Story miliknya untuk unggahan yang berkaitan dengan keluarga.

Terutama saat mengunggah soal dua buah hatinya, Muhammad Keefa Banidica Rachadikarya dan Muhammad Keenan Nabeel Rachadiputera.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X