Kompas.com - 24/08/2020, 13:49 WIB
Petugas kepolisian memasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan pada kasus kebakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Jalan M Chalid, Desa Teluk Pantaian, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Inhil, Riau, Senin (24/8/2020) dini hari. Dok. Polda RiauPetugas kepolisian memasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan pada kasus kebakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Jalan M Chalid, Desa Teluk Pantaian, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Inhil, Riau, Senin (24/8/2020) dini hari.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran rumah menewaskan satu keluarga di Jalan M Chalid, Desa Teluk Pantaian, Kecamatan Gaung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Senin (24/8/2020) dini hari.

Satu keluarga yang tewas terbakar, terdiri dari suami Indra Syahroni (32), istri Linda Andari (25) dan seorang anaknya Khaisa (4).

Paur Humas Polres Inhil Iptu Warno Akman saat dikonfirmasi mengatakan ketiga korban ditemukan di atas tempat tidur di kamarnya.

"Korban ditemukan dalam kondisi terbakar di atas tempat tidur," sebut Warno kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin.

Baca juga: Satu Keluarga Tewas Terbakar di Riau, Korban Terjebak di Kamar Belakang

Menurut dia, ketiga korban tewas diduga sedang tertidur nyenyak sehingga tidak mengetahui lagi api sudah membakar tempat tinggalnya.

Karena, pada saat api membesar tidak ada terdengar suara korban minta tolong.

"Tidak ada terdengar suara minta tolong. Jadi kalau dugaan saya mungkin ketiga korban sedang tidur nyenyak dan terhirup asap kebakaran," kata Warno.

Dia menyebutkan, kebakaran cepat membesar karena bangunan rumah yang ditempati korban terbuat dari papan.

Baca juga: Sepasang Kekasih Nekat Lompat ke Sungai Musi, Ternyata Ini Duduk Perkaranya

Rumah itu merupakan milik ibu mertua dari pasangan suami istri (pasutri) itu berbama Fatimah. Namun, Fatimah berhasil menyelamatkan diri pada saat api membesar.

Sedangkan ketiga korban berada di kamar belakang, sehingga tidak tertolong karena api dibagian depan sudah tak bisa didekati.

Setelah api berhasil dipadamkan, ketiga korban sudah tewas.

"Rumahnya terbuat dari kayu, jadi api cepat membesar," ujar Warno.

Ia mengatakan, jasad satu keluarga itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan.

"Penyebab kebakaran belum diketahui. Sejauh ini masih kami selidiki," pungkas Warno.

Baca juga: Rumah Terbakar di Indragiri Hilir Riau, Tiga Orang Satu Keluarga Tewas

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X