Siswa SD dan SMP di Magelang Bakal Dapat Kuota Internet Gratis Selama 2 Bulan

Kompas.com - 21/08/2020, 23:16 WIB
Ilustrasi Belajar dari Rumah
DOK. TANOTO FOUNDATIONIlustrasi Belajar dari Rumah

MAGELANG, KOMPAS.com - Sebanyak 24.804 siswa SD, MI, SMP, dan MTs di Kota Magelang, Jawa Tengah, diusulkan mendapat bantuan kuota internet sebesar Rp 30.000 selama dua bulan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Agus Sujito menerangkan, pemberian subsidi kuota internet ini berasal dari pengusulan APBD Kota Magelang tahun 2020. 

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi beban siswa dan guru jenjang SD-SMP sederajat yang menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) daring karena terdampak pandemi Covid-19.

"Rencananya selama dua bulan siswa akan mendapatkan Rp 30.000 per bulan, jadi total dapat Rp 60.000 per siswa," kata Agus, Jumat (21/8/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Magelang Meningkat, KBM Tatap Muka Ditunda

Pencairan bantuan akan langsung diberikan ke nomor handphone masing-masing siswa.

Setelah sebelumnya mereka akan didata oleh pihak sekolah masing-masing.

"Saat ini masih dalam tahapan pengusulan sehingga realisasinya kapan kita belum bisa memprediksi. Tapi yang jelas diusahakan secepatnya," ujarnya.

Menurutnya, bantuan kuota siswa ini murni berasal dari APBD bukan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"BOS itu APBN sedangkan yang kita usulkan dari dana penanganan Covid-19 Kota Magelang atau APBD Kota Magelang 2020," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Sementara itu, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menyarakan sudah merespons usulan dari Disdikbud perihal pemberian bantuan kuota kepada semua siswa di wilayahnya.

"Anggaran sudah masuk dan sudah kita rumuskan. Tinggal melakukan kajian dan merealisasikannya," paparnya.

Sigit menuturkan, kebijakan pemberian subsidi kuota internet ini diupayakan karena metode pembelajaran jarak jauh yang saat ini berlangsung.

Sebab, selama pandemi Covid-19 mendorong semua pihak untuk menggunakan kuota internet lebih banyak dari pada biasanya.

"Tapi kita harus teliti betul (menyalurkan bantuan) karena terkadang malah hanphone dijadikan mainan anak-anak kan. Harapannya bantuan ini benar-benar menjadi kebutuhan anak-anak didik kita supaya tidak tertinggal materi pelajaran," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X