Diduga Tertular dari Keluarga Positif Covid-19, Seorang Kakek Meninggal Terpapar Corona

Kompas.com - 21/08/2020, 17:23 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

PONOROGO, KOMPAS.com - Seorang kakek berusia 63 tahun, warga Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, meninggal dunia setelah sepekan dirawat di rumah sakit akibat terpapar corona.

Diduga kakek itu tertular corona dari salah satu kerabatnya yang dinyatakan positif Covid-19 terlebih dahulu.

“Pasien ini merupakan kontak erat dari kasus 211 yang terkonfirmasi positif Covid-19 terlebih dahulu,” kata Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2020).

Kasus 211 adalah seorang perempuan berusia 58 tahun yang diduga berkontak erat dan tinggal serumah dengan korban meninggal di salah satu desa di Kecamatan Babadan.

Baca juga: Dokter di Malang Meninggal karena Covid-19, Diduga Tertular Pasien

Perempuan itu diketahui positif Covid-19 bermula saat ia datang ke klinik swasta dengan keluhan mual dan batuk, Sabtu (1/8/2020) lalu.

Hasil pemeriksaan rontgen perempuan itu mengindikasikan gejala Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perempuan itu lalu dirujuk untuk pengambilan swab ke rumah sakit.

Sebelum terpapar corona, dalam dua minggu terakhir minggu tidak ada riwayat bepergian atau kedatangan tamu dari luar kota.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, tim Dinkes Kabupaten Ponorogo melakukan tracing kontak eratnya.

Hasilnya tiga kontak erat yakni almarhum, seorang anak perempuan usia sembilan tahun dan seorang pria berumur 21 tahun dinyatakan positif Covid-19.

Ipong mengatakan, saat almarhum diambil swabnya, Senin (10/8/2020), kondisi kakek melemah sehingga mulai dirawat di rumah sakit.

Setelah enam hari dirawat kondisi pasien kritis dan akhirnya meninggal dunia, Minggu (16/8/2020) lalu.

Jenazah korban dimakamkan di dengan prosedur pemakanan covid-19 di tempat pemakaman umum desa setempat.

Baca juga: Wali Kota Batam: Jumlah Pasien Corona Kembali Meledak

Sementara pasien 211 yang sebelumnya berkontak erat dengan korban sudah dinyatakan sembuh.

Meninggalnya seorang kakek asal Babadan lima hari yang lalu menjadikan jumlah korban kasus positif covid-19 di Bumi Reog menjadi enam orang.

Hingga Jumat (21/8/2020) siang, jumlah kasus positif Covid-19 di Ponorogo mencapai 231 orang. Rinciannya, 212 sembuh, enam meninggal dunia dan 13 menjalani isolasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X