Guru SD Swasta di Pati Meninggal karena Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Kompas.com - 20/08/2020, 18:25 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

PATI, KOMPAS.com -  Seorang guru sekolah dasar (SD) swasta di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati sedang melakukan tracing terhadap kasus itu.

Baca juga: Video Viral Keluarga Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Dibawa Pakai Angkot

"Benar seorang guru SD swasta di Pati yang positif Covid-19 meninggal dunia. Jadi mertua yang bersangkutan adalah pedagang di Pasar Rogowongso. Karenanya kami masih tracing," kata Haryanto saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pati itu mengatakan, guru itu meninggal di RSUD Moewardi Surakarta pada 18 Agustus.

"Yang bersangkutan sempat dirawat di ruang isolasi salah satu rumah sakit di Pati," kata Haryanto.

Haryanto mengatakan, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pati terus meningkat signifikan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Belakangan, dua pedagang di Pasar Runting juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Gugus tugas berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tambaharjo untuk melakukan tracing. Pasar pun ditutup selama tiga hari, sejak Jumat (21/8/2020) sampai Minggu (22/8/2020).

"Kami sterilkan dulu pasar sehingga ditutup untuk sementara waktu. Tracing terus berlangsung, bukan hanya kepada pedagang lain tetapi juga keluarga dan orang-orang yang sempat kontak," jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, terdapat 16 pasien positif Covid-19 yang meninggal hingga Kamis (20/8/2020). 

Baca juga: Akui Perbuatannya, Polisi yang Minta Rp 1 Juta Saat Tilang Turis Jepang Terancam Dipecat

Sementara 24 pasien positif Covid-19 dirawat di rumah sakit dan 22 pasien menjalani isolasi mandiri.

"Kami tegaskan, sekolah tatap muka belum bisa dilakukan di Pati dan kami belum memberikan izin karena kasus Covid-19 terus bertambah," jelas Haryanto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X