Kompas.com - 20/08/2020, 15:43 WIB
Sejumlah warga mengambil paksa jenazah Covid-19 di RSUD dr Haulussy Ambon, Rabu petang (19/8/2020). Tangkapan layarSejumlah warga mengambil paksa jenazah Covid-19 di RSUD dr Haulussy Ambon, Rabu petang (19/8/2020).

AMBON, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga mengambil paksa jenazah Covid-19 di Kota Ambon viral di media sosial pada Kamis (20/8/2020).

Dalam video berdurasi 7 menit 58 detik itu terlihat pihak keluarga membawa jenazah yang terbaring di tempat tidur rumah sakit. 

Salah satu keluarga yang membawa jenazah terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Pihak keluarga membawa jenazah ke depan rumah sakit dan memasukkannya ke dalam mobil angkutan kota yang telah menunggu.

Sejumlah polisi sempat berbicara dengan pihak keluarga saat jenazah itu dimasukkan ke dalam angkutan kota. Akan tetapi, keluarga tetap bersikeras membawa jenazah ke rumah duka.

“Ayo jalan kenapa ditahan,” kata salah satu keluarga dalam video tersebut.

Baca juga: Saya Harap Pemerintah Adil, Jangan Kita Terus Disuruh Kerja, tapi Tidak Diberi Upah

Dalam video itu keluarga korban yang marah juga berusaha membanting tempat tidur yang dibawa dari rumah sakit. Namun, tindakan itu dicegah sejumlah keluarga lainnya.

Aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 itu pun membuat arus lalu lintas di depan rumah sakit mengalami kemacetan parah.

Video itu dibagikan akun Facebook Topik Asa dan menuliskan keterangan 'viral pengambilan jenazah Covid-19 oleh keluarga'. Video itu dibagikan lebih dari 1.000 kali oleh netizen.

Berdasarkan penelusuran Kompas.com aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 itu terjadi di RSUD dr Haulussy Ambon pada Rabu (19/8/2020) sekira pukul 18.25 WIT.

Pasien Covid-19 tersebut berinisial JAH (53) yang diketahui merupakan seorang ASN. HAG meninggal di RSUD Haulussy pada Rabu (19/8/2020), sekitar pukul 12.30 WIT.

“Pasien kasus konfirmasi 1416, pasien tercatat menjalani perawatan di RSUD dr Haulusy pada tanggal 14 Agustus 2020,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kasrul Selang dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Sejumlah warga mengambil paksa jenazah Covid-19 di RSUD dr Haulussy Ambon, Rabu petang (19/8/2020).Tangkapan layar Sejumlah warga mengambil paksa jenazah Covid-19 di RSUD dr Haulussy Ambon, Rabu petang (19/8/2020).

Diambil kembali dari rumah duka

Kasrul membenarkan, keluarga JAH sempat mengambil paksa jenazah dari rumah sakit sekitar pukul 18.25 WIT. Mereka membawa jenazah ke rumah duka.

“Namun setelah dilakukan mediasi dengan pihak keluarga oleh tim gugus tugas, Pak Kapolresta dan Pak Dandim serta Pak Sekot Ambon dan direktur RSUD, jenazah akhirnya dapat dievakuasi dari rumah duka,” jelasnya.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, jenazah dibawa kembali ke RSUD Haulussy Ambon.

Pemulasaraan jenazah dilakukan sambil dipimpin oleh petugas Kanwil Kemenag Maluku. Jasad korban juga ikut didoakan pendeta dari Jemaat GPM setempat dan pihak keluarga.

Baca juga: Polisi yang Diduga Minta Uang Rp 1 Juta Saat Tilang Turis Jepang Diperiksa

“Pada pukul 01.40 WIT, jenazah meninggalkan RSUD menuju TPU Hunuth. Prosesi pemakaman berjalan dengan lancar, dimulai pada pukul 02.30 WIT dinihari dan disaksikan oleh pihak keluarga,” jelasnya.

Diusut polisi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pulau Ambon AKP Mido J Manik mengatakan, kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di RSUD dr Haulussy Ambon itu sedang diusut.

“Sementara sedang diusut, kasus ini tetap akan kita proses,” kata Mido kepada Kompas.com via telepon seluler, Kamis (20/8/2020).

Polisi telah meminta keteranga sejumlah saksi di lapangan. Polisi juga menjadwalkan pemeriksaan pihak keluarga yang terlibat dalam pengambilan paksa jenazah Covid-19.

“Saat ini masih berproses ya, tapi kita akan jadwalkan pemeriksaan (keluarga) segera mungkin, nanti kita lihat hasil penyelidikannya,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X