Kompas.com - 19/08/2020, 19:56 WIB
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto saat menyerahkan uang Peringatan Kemerdekaan pecahan 75000 kepada Gubernur Gorontalo Rusli habibie. Budi Widihartanto juga mengenalkan Aditya Perpatih, anak Gorontalo yang fotonya mengenakan baju adat menghiasi uang tersebut. KOMPAS.COM/SALMAN PEMPROV GTOKepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Budi Widihartanto saat menyerahkan uang Peringatan Kemerdekaan pecahan 75000 kepada Gubernur Gorontalo Rusli habibie. Budi Widihartanto juga mengenalkan Aditya Perpatih, anak Gorontalo yang fotonya mengenakan baju adat menghiasi uang tersebut.

GORONTALO, KOMPAS.com – Bank Indonesia (BI) memberikan jatah 200.000 lembar uang baru pecahan Rp 75.000 untuk Provinsi Gorontalo.

Uang baru peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia ini hanya diproduksi 75 juta lembar.

“Kami ingin mensyukuri, bangsa Indonesia ini telah melalui waktu selama 75 tahun melakukan pembangunan di tengah tantangan dan hambatan,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Budi Widihartanto saat menyerahkan UPK kepada Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Bank Indonesia Tegal Siapkan 1,3 Juta Lembar Uang Baru Pecahan Rp 75.000

Budi menambahkan, edisi khusus UPK ini juga sebagai bentuk peneguhan kebhinekaan agar semakin kuat di tingkat nasional dan internasional.

“Ke depan bagaimana agar bangsa Indonesia maju melalui digitalisasi, perekonomian dan kekuatan SDM unggul milenial jaman sekarang,” ujar Budi.

Pada pertemuan ini Budi memperkenalkan salah satu model dalam UPK yang mengenakan pakaian adat Gorontalo.

Anak laki-laki bernama Aditya Perpatih (9) putra asli Gorontalo yang terpilih di antara 9 model anak dari daerah lainnya.

“Ketat juga sebenarnya persaingan antardaerah untuk memilih siapa yang jadi model di UPK. Jadi kita sampaikan ke teman-teman dari Bank Indonesia pusat dan Peruri kita juga ada kelebihan. Salah satunya kami sampaikan Gorontalo itu lebih dulu merdeka dibanding Indonesia. Mungkin itu juga yang jadi pertimbangan mereka,” tutur Budi.

Baca juga: Penukaran Uang Baru Rp 75.000 di Kepri Dibuka hingga September 2020

Menanggapi penjelasan Budi Widihartanto, Rusli menyambut baik pencapaian yang diraih oleh kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo.

Dia mengaku bangga dengan ditampilkannya salah satu pakaian adat Gorontalo yang juga digunakan oleh putra asli Gorontalo.

“Saya bangga, saya bersyukur pakaian adat Gorontalo, yaitu Makuta tampil di uang pecahan Rp 75.000 edisi khusus kemerdekaan. Ini jadi satu poin lagi untuk Gorontalo. Kalau orang lihat, wah ada Gorontalo di uang baru. Itu jadi satu kebanggaan. Terima kasih Bank Indonesia,” tutur Rusli.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X