Aksi Joget Pejabat dan Anggota DPRD Saat HUT Maluku Melukai Hati Masyarakat

Kompas.com - 19/08/2020, 19:07 WIB
Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang bernyanyi dan berjoget bersama sejumlah pejabat usai rapat paripurna HUT ke-75 Provinsi Maluku di  Kantor DPRD Maluku, Rabu (19/8/2020). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYSekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang bernyanyi dan berjoget bersama sejumlah pejabat usai rapat paripurna HUT ke-75 Provinsi Maluku di Kantor DPRD Maluku, Rabu (19/8/2020).

AMBON, KOMPAS.com - Aksi berjoget sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Maluku bersama sejumlah anggota DPRD tanpa mengindahkan protokol Covid-19 saat perayaan HUT Provinsi Maluku ke-75 di Kantor DPRD Maluku menuai protes dari elemen masyarakat.

Aksi tersebut dinilai tak etas dan melukai hati masyarakat.

Direktur Maluku Crisis Center (MCC) Muhamad Ikhsan Tualeka menilai, kegiatan bernyanyi dan berjoget ria tanpa mengindahkan protokol Covid-19 yang dilakukan Sekretaris Daerah Maluku dan sejumlah pejabat itu sangatlah tidak etis di tengah situasi pandemi corona yang melanda Maluku saat ini.

Ikhsan menuturkan, apa yang ditunjukan para pejabat Maluku dan sejumlah Anggota DPRD Maluku itu tidak sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk lebih sensitif terhadap kondisi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Baca juga: Pejabat dan Anggota DPRD Asyik Berjoget Rayakan HUT Maluku Tanpa Protokol Covid-19

“Saya menilai ini kurang etis dan tak menunjukkan adanya sense of crisis sepeti yang dikeluhkan Presiden terhadap sejumlah pembantunya baru-baru ini,” kata Ikhsan, kepada Kompas.com, Rabu.

Ia menilai, aksi yang ditunjukkan para pejabat dan anggota dewan itu sangat kontraproduktif dengan sosialisasi yang selama ini gencar dilakukan kepada masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut tokoh Maluku ini, aksi berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan itu akan berdampak pada dua hal sekaligus.

Pertama, kadar kepatuhan warga atas protokol Covid-19 akan semakin menurun dan kedua warga akan menilai bahwa Covid-19 benar adalah rekayasa.

“Ibarat guru kencing berdiri, murid akan kencing berlari. Selain itu, anggaran sosialisasi sejauh ini jadi seperti buang garam di laut, tak ada artinya,” kata dia.

“Hal ini juga dalam konteks yang lebih jauh akan memperkuat keyakinan sejumlah orang kalau Covid-19 adalah rekayasa. Upaya pemerintah ke depan akan lebih berat, pada saat yang sama Ambon masih masuk zona merah,” tambah dia.

 

Melukai hati masyarakat

Senada dengan Ikhsan, Akademisi IAIN Ambon, Syafin Soulissa mengatakan, aksi bernyanyi dan berjoget ria tanpa mengindahkan protokol kesehatan yang dilakukan para pejabat itu sangat melukai hati masyarakat.

“Secara psikologi aksi joget-jogetan itu sangat melukai hati masyarakat, sebab selama ini masyarakat selalu ditekan untuk menerapkan protokol kesehatan, disuruh tetap di rumah, jaga jarak sampai mereka susah mencari nafkah, malah pejabat melanggar aturan,” kritik dia.

Ia juga heran karena aksi tersebut dilakukan di Kantor DPRD Maluku, padahal beberapa waktu lalu ada satu anggota DPRD dan sejumlah pegawai di kantor itu yang positif terpapar COvid-19.

Baca juga: Seorang Pegawai Sekretariat DPRD Maluku Positif Covid-19, Tertular dari Keluarga

“Jadi, ini sangat ironis sekali, saya kira Pemda harus lebih jujur lagi,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, aksi bernyanyi dan berjoget bersama dilakukan Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang bersama para pejabat Pemprov Maluku dan sejumlah anggota DPRD Maluku usai paripurna istimewa HUT Provinsi Maluku di kantor DPRD setempat, Rabu (19/8/2020).

Dalam aksi itu, Sekda yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penananganan Covid-19 dan beberapa pejabat bahkan tidak memakai masker.

Mereka juga tak menjaga jarak dan saling berangkulan saat berjoget. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X