Ibu dan Balita 3 Tahun di Indramayu Positif Covid-19, Tertular Sang Ayah

Kompas.com - 19/08/2020, 13:00 WIB
Petugas kesehatan Indramayu, Jawa Barat,  saat melakukan swab masal Covid-19 di Sport Center, Indramayu. Swab ini dilakukan pada Rabu (17/7/2020). KOMPAS.com/ALWIPetugas kesehatan Indramayu, Jawa Barat, saat melakukan swab masal Covid-19 di Sport Center, Indramayu. Swab ini dilakukan pada Rabu (17/7/2020).

INDRAMAYU, KOMPAS.com - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indramayu, Jawa Barat, terus bertambah. Kali ini seorang ibu berinisial AP (34) dan balitanya Z (3), terkonfirmasi positif. Mereka asal Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu.

AP dan Z sebelum terkonfirmasi positif, sebelumnya melakukan kontak dengan D yang kini menjalani perawatan di Wisma Atlet, Jakarta. D sendiri telah terkonfirmasi positif Covid-19. AP dan balita Z dites swab pada Selasa (11/8/2020).

"Mereka kita melakukan tracing pada 11 Agustus dan tanggal 14-nya positif. Mereka positif tertular dari sang ayah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Jembatan Bangkir, Saksi Bisu Pertempuran Pasukan Setan Lawan Belanda di Indramayu

AP dan Z, merupakan pasien ke-13 dari yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu. Sebelumnya yang terkonfirmasi positif, warga Anjatan, Kabupaten Indramayu, K (37), dan meninggal dunia dengan komorbit diabetes melitus.

Untuk menerima perawatan, kini AP dan Z telah diisolasi di RSUD Indramayu.

Warga abaikan protokol kesehatan

Dengan bertambahnya pasien positif Covid-19 di Indramayu tersebut, Deden mengungkapkan masih banyak masyarakat belum sadar protokol kesehatan. Juru bicara sekaligus Kadinkes Indramayu tersebut menilai, saat ini masyarakat banyak yang abai.

Baca juga: Di Padang, Warga yang Langgar Protokol Kesehatan Tak Lagi Kena Sanksi

"Dengan adanya AKB masyarakat memang abai dalam protokol kesehatan. Nanti kita akan lakukan tindakan swab masal 1 persen dari jumlah populasi. Kalau kita hitung penduduk kita sekitar 1.850 juta, berarti kita tesnya 248, tergantung kriteria klasternya," kata Deden.

Dengan adanya dua jumlah pasien positif Covid-19, di Kabupaten Indramayu saat ini bertambah menjadi 65 orang. Dari jumlah total tersebut, 6 diantaranya meninggal dunia, 46 dinyatakan sembuh dan 13 masih dalam perawatan.

"Jadi paling rawan klasternya itu ada dua, yaitu Kecamatan Tukdana dan Karangampel. Di dua daerah tersebut harus hati-hati sebab zonasi (klaster) itu ada sebagai peringatan," kata Kadinkes Indramayu tersebut.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X