Kompas.com - 19/08/2020, 07:10 WIB
Pengurus Nasdem Kabupaten Semarang protes dengan adanya dugaan mahar politik. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPengurus Nasdem Kabupaten Semarang protes dengan adanya dugaan mahar politik.

UNGARAN, KOMPAS.com - Bawaslu Kabupaten Semarang menghentikan penelusuran terhadap dugaan mahar dalam proses turunnya rekomendasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem untuk pasangan Bintang Narsasi Mundjirin-Gunawan Wibisono.

Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat pimpinan Bawaslu yang diselenggarakan Selasa (18/8/2020).

"Rapat dengan pendampingan dari penyidik polres dan kejaksaan, setelah dilakukan identifikasi dan verifikasi data dan informasi dari hasil penelusuran tidak ditemukan bukti dan saksi atas adanya dugaan mahar politik," jelasnya saat dihubungi Rabu (19/8/2020).

Baca juga: Kecewa Ada Dugaan Mahar Politik, 12 DPC Nasdem Kabupaten Semarang Alihkan Dukungan

Menurut Agus, karena tidak ada bukti dan kurangnya saksi maka kesimpulannya tidak memenuhi syarat formil dan materiil sehingga tidak dapat di register sebagai temuan dan tidak dapat ditindaklanjuti.

"Itu kesimpulannya, tidak dapat ditindaklanjuti," paparnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPD Nasdem Kabupaten Semarang Suyana Hadi nengaku tidak kaget dengan keputusan dari Bawaslu tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ini kan politik, tidak mungkin dalam penyerahan uang ada kuitansi. Kalau mau cermat, Bawaslu bisa melakukan penelusuran melalui CCTV atau rekening para pengurus baru," ujarnya.

Baca juga: Penjelasan Partai Nasdem soal Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Suyana juga menyesalkan lambatnya respon DPP dan DPW Partai Nasdem menyikapi persoalan ini.

"Harusnya Mahkamah Partai turun dan melakukan penyelidikan, jangan hanya menunggu laporan Asal Bapak Senang (ABS). Ini meruntuhkan marwah Partai Nasdem," paparnya.

Dia menyatakan, jika tidak ada tindakan tegas dari DPP Partai Nasdem, maka seluruh kader militan di 12 DPC yang berjuang sejak Pileg 2019 akan membelot.

"Jika DPP dan DPW tidak bergerak menyelesaikan persoalan ini, kami akan bergabung dalam pasangan yang tidak diusung Nasdem. Soal siapanya, kami masih menunggu pendaftaran resmi ke KPU karena yang ada saat ini masih para bakal calon," kata Suyana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X