Kompas.com - 18/08/2020, 17:40 WIB
Ratusan warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berunjukrasa di kantor Pengadilan Negeri Takalar terkait kekisruhan pembayaran ganti rugi lahan bendengan Pammukulu. Selasa, (18/8/2020). KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.Ratusan warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berunjukrasa di kantor Pengadilan Negeri Takalar terkait kekisruhan pembayaran ganti rugi lahan bendengan Pammukulu. Selasa, (18/8/2020).

TAKALAR, KOMPAS.com - Ratusan warga menggeruduk kantor Pengadilan Negeri (PN) Takalar, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan guna mempertanyakan perihal pembebasan lahan Bendungan Pammukulu yang dalam tahap pembangunan.

Warga terlibat kericuhan hingga kantor PN dihujani batu. 

Ratusan warga Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara mendatangi kantor PN Takalar sejak Selasa (18/8/2020) pukul 10.00 Wita.

Mereka berorasi dan meminta agar Ketua PN Takalar bertanggungjawab terkait gugatan lahan seluas 18 hektar milik warga yang dilakukan oleh salah seorang mantan pejabat setempat.

"Kami meminta pertanggungjawaban Ketua Pengadilan Negeri Takalar atas diterimanya gugatan tersebut padahal kita sama-sama ketahui berdasarkan pengecekan fakta di lapangan di mana penggugat tak mampu memperlihatkan lahan yang ia gugat," kata Koordinator Lapangan, Muallim Bahar dalam orasinya.

Baca juga: Demo Warga Korban Banjir Bandang di DPRD Luwu Utara Berakhir Ricuh

Lantaran tak menemukan jawaban dari pihak PN, ratusan massa kemudian melanjutkan unjuk rasa di depan Polres Takalar menuntut janji Kapolres untuk membekuk oknum pejabat yang menggugat lahan milik warga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kapolres pernah berjanji akan menangkap oknum mantan pejabat yang mencoba merampas tanah kami. Maka hari ini kami datang menagih janji Kapolres," kata Ahmad, salah seorang pengunjukrasa.

Usai berorasi, massa pengunjukrasa kemudian bergerak ke kantor Badan Pertanahan Negara (BPN).

Kepala BPN Takalar yang mencoba keluar menemui warga dengan pengawalan ketat aparat kepolisian malah menjadi sasaran kemarahan warga.

Akibatnya, warga terlibat bentrok fisik dengan petugas pengamanan. Sejumlah fasilitas di kantor BPN Takalar bahkan rusak akibat peristiwa ini.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X