Perayaan Hari Kemerdekaan Berujung Duka

Kompas.com - 18/08/2020, 05:15 WIB
Ilustrasi sambaran petir ThinkstockIlustrasi sambaran petir
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Perayaan Hari Kemerdekaan RI yang dilakukan warga di Desa Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, berujung duka.

Pasalnya, saat melakukan pertandingan sepak bola mereka justru tersambar petir.

Akibat musibah tersebut 23 orang menjadi korban dan tiga di antaranya meninggal dunia.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Senin (17/8/2020) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolsek Cilograng, Iptu Asep Dikdik mengatakan, saat kejadian itu warga di desa tersebut diketahui sedang mengikuti pertandingan sepak bola untuk merayakan HUT RI ke-75.

Baca juga: Warga Lebak Tersambar Petir Usai Bermain Sepak Bola, 3 Tewas

Karena hujan turun, pertandingan tersebut akhirnya dihentikan. Para pemain dan penonton kemudian mencari tempat berteduh.

Karena di sekitar lapangan terdapat pohon pinus, sebagian warga berkerumun untuk berteduh di lokasi tersebut sambil menunggu hujan reda.

Tapi tak berselang lama, justru terjadi kilatan petir dan menyambar mereka.

"Petirnya menyambar pinus, dan kena sekitarnya yang ada kerumunan orang berteduh," kata Asep, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin.

 

3 orang meninggal dunia

23 Warga Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten tersambar petir usai bermain sepak bola, Senin (17/8/2020). Tiga orang di antaranya dilaporkan tewas.Dok. Polsek Cilograng 23 Warga Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten tersambar petir usai bermain sepak bola, Senin (17/8/2020). Tiga orang di antaranya dilaporkan tewas.

Akibat tersambar petir tersebut, 23 orang yang saat itu sedang berteduh di lokasi itu menjadi korban.

Sebanyak 20 orang harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka berat dan luka ringan.

Sementara tiga orang sisanya diketahui meninggal dunia.

Adapun ketiga korban meninggal dunia itu, dijelaskan Asep, bernama Irpan bin Tata (16), Subadri (50) dan Ajid (17).

Para korban meninggal, saat itu juga langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca juga: Detik-detik Ambulans Tak Diberi Jalan Saat Bawa Pasien Kritis, Setibanya di RS Meninggal Dunia

Penulis : Kontributor Banten, Acep Nazmudin | Editor : Robertus Belarminus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Modus Bisa Obati Kanker Rahim dan Kemasukan Jin, Kakek Ini Malah Cabuli Pelajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X