Julie Laiskodat, Sosok di Balik 2 Busana NTT yang Dikenakan Presiden Jokowi dalam Acara Kenegaraan

Kompas.com - 17/08/2020, 16:57 WIB
Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat saat ditemui di gelaran Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat saat ditemui di gelaran Jakarta Fashion Week 2020 di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

 

KUPANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dalam dua acara kenegaraan yang berbeda, mengenakan dua busana adat dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Yang pertama pada saat menghadiri pelaksanaan Sidang Tahunan MPR  Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020) pagi, Presiden Jokowi dengan mengenakan busana adat dari Kabupaten Sabu Raijua.

Kemudian pada saat memimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT RI ke-75 di Istana Kepresidenan, Senin (17/8/2020) pagi tadi, orang nomor satu di Indonesia itu mengenakan busana adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Baca juga: Bupati Timor Tengah Selatan: Terima Kasih, Pak Presiden, Kami Sangat Bangga

Untuk menyiapkan busana adat dari provinsi yang berbatasan dengan Timor Leste dan Australia itu, ternyata ada sosok di balik itu.

Dialah Julie Sutrisno Laiskodat, istri Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Senin siang, Julie mengaku bangga dua busana adat asal NTT dikenakan Jokowi.

Sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTT, Julie mendapat kehormatan dua kali menyiapkan busana adat bagi Presiden Jokowi.

"Satu kehormatan buat kami, karena Pak Jokowi mengangkat budaya NTT dan memperkenalkan dua busana adat dari dua Kabupaten dalam waktu beberapa hari ini," ujar Julie.

Julie yang juga anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem menyebut, pihaknya yang menyiapkan pakaian adat, sedangkan untuk riasan busananya, dilakukan oleh Butik Levico miliknya di Jakarta.

Julie menuturkan, pada acara Sidang Tahunan MPR, dia bersama timnya menyiapkan busana adat dari dua Kabupaten yakni Rote Ndao dan Sabu Raijua.

"Kami kasih pilihan dua busana adat, tapi Pak Jokowi akhirnya memilih dari Sabu Raijua," kata Julie.

Baca juga: Upacara Bendera, Jokowi Pakai Baju Adat Timor Tengah Selatan NTT

Sementara itu, untuk Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT RI ke-75 di Istana Kepresidenan, sebelumnya Julie menyiapkan busana adat dari Kabupaten Malaka dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Jokowi kemudian memilih busana adat dari Kecamatan Amanatun Selatan, Timor Tengah Selatan.

Khusus untuk Sabu Raijua, lanjut Julie, busana yang dikenakan berwarna hitam emas, karena biasa digunakan oleh raja-raja, sehingga pihaknya menempatkan Jokowi seperti panglima tertinggi.

"Sedangkan untuk busana TTS yang dikenakan di kepala itu yakni destar seperti dua tanduk yang artinya berada di garda terdepan sebagai raja," ujarnya.

Julie mengatakan, motif atau corak busana adat di 21 Kabupaten di NTT sangat beraneka ragam bentuknya.

Untuk Kabupaten TTS saja, lanjut Julie, lebih dari 100 motif.

Oleh karena itu, kata Julie, kekayaan budaya di NTT perlu dikembangkan dengan baik.

Menurut Julie, Presiden Jokowi sering datang ke NTT dan tahu persis kalau NTT bukan hanya alamnya yang indah, tapi juga budaya yang kaya dan masing masing kabupaten punya ciri khas tenunan berbeda-beda.

"Sehingga satu kehormatan buat kita karena Pak Jokowi mengangkat budaya NTT dan memperkenalkan dalam waktu beberapa hari ini dengan mengenakan busana NTT," ujar dia.

Dengan momen ini, Julie berharap masyarakat untuk terus bangkit dan memakai tenun NTT, serta terus mempromosikannya sebagai warisan budaya leluhur. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X