Kisah Pilu Selamet, Mata Melotot dan Kulit Melepuh, Dibawa ke RS dengan Uang Pinjaman

Kompas.com - 15/08/2020, 05:40 WIB
Selamet Juliadi (47) dirawat di RS Tentara Kota Pematangsiantar Jalan Gunung Simanuk manuk, Timbang Galung, Siantar Barat, Jumat (14/8/2020). Kondisinya sangat memprihatinkan dan terus merintih kesakitan setelah jatuh dari tangga. Istrinya harus pinjam uang untuk membawanya ke RS. KOMPAS.com/Teguh PribadiSelamet Juliadi (47) dirawat di RS Tentara Kota Pematangsiantar Jalan Gunung Simanuk manuk, Timbang Galung, Siantar Barat, Jumat (14/8/2020). Kondisinya sangat memprihatinkan dan terus merintih kesakitan setelah jatuh dari tangga. Istrinya harus pinjam uang untuk membawanya ke RS.

KOMPAS.com- Mulyani (40) tak tahu apa yang terjadi dengan suaminya, Selamet Juliadi (47).

Dalam sepekan terakhir belahan jiwanya itu terus-menerus merintih kesakitan.

Mata Selamet pun melotot. Sedangkan, tangan kanannya bengkak, melepuh dan kemerahan.

Selamet juga merasakan panas di tubuhnya. Kondisi itu membuat dia tak berhenti mengerang kesakitan.

Pria itu terlihat kurus lantaran berat badannya menyusut dari 70 kilogram menjadi 40 kilogram.

Baca juga: Tak Tahan Dengar Suami Merintih Kesakitan, Mulyani Datang ke RS Berbekal Uang Pinjaman

Pernah terjatuh dari tangga setahun lalu

Ilustrasi tangga lipatblog.nationwide.com Ilustrasi tangga lipat
Mulyani bercerita, setahun lalu suaminya pernah terjatuh dari tangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peristiwa itu terjadi sekitar tahun 2019.

Setelah terjatuh, kata Mulyani, saraf Selamet terganggu.

Meski demikian, Selamet belum pernah memeriksakan keluhan yang dialaminya ke dokter.

Baca juga: Kisah Cinta Pon pada Istrinya yang Tumor Otak, Rela Keluar dari Pekerjaan hingga Dikirimi Uang Orang Tak Dikenal

 

Ilustrasi pembuluh darahShutterstock Ilustrasi pembuluh darah
Sepekan terakhir kulit melepuh

Sepekan terakhir, kulit Selamet mengalami keanehan dan melepuh kemerahan.

Sedangkan tangan kanannya bengkak.

Sempat dibawa berobat, dokter mengatakan Selamet mengalami penyumbatan pembuluh darah dan infeksi sehingga tangannya membengkak.

"Baru seminggu ini timbul sakit kulitnya, kayak melepuh kena bakar tangan juga membengkak," kata dia.

"Suami saya terus mengerang kesakitan dan merasa panas di tubuhnya," kata Mulyani.

Baca juga: Kisah Pilu Aisyah Terbaring 15 Tahun, Bermula Pingsan Saat Hajatan, Disebut Diikuti Nenek Tua

Tak bisa bayar BPJS, terpaksa pinjam uang majikan

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang
Mulyani kebingungan. Untuk membawa Selamet ke rumah sakit pasti membutuhkan biaya.

Padahal keadaan ekonomi keluarga mereka pas-pasan.

Mulyani dan suaminya bahkan tak sanggup membayar BPJS sejak tiga tahun terakhir.

"Saya sudah bingung, BPJS tiga tahun belum dibayar, kek manalah. Suami kerjanya tukang jahit di rumah. Saya pun kerjanya pembantu rumah tangga," tutur Mulyani pilu.

Mulyani pun akhirnya meminjam uang majikannya demi bisa membawa suami ke Rumah Sakit Tentara Kota Pematangsiantar.

"Jadi ini saya pinjam uang untuk bawa suami ke sini," kata dia.

Baca juga: Kisah Pilu Tuo dan Becce, 40 Tahun Tak Bisa Bicara, Bersikap seperti Anak Kecil

 

.SHUTTERSTOCK .
Belum diketahui penyakitnya, berharap BPJS bisa diaktifkan

Di lubuk hati Mulyani, ia berharap agar BPJS mereka bisa kembali diaktifkan untuk meringankan beban pengobatan sang suami.

Ia ingin suaminya sembuh dan kembali menjalani hari-hari normal bersama keluarga.

"Kami pun warga susah, enggak tahu lagi berbuat apa," kata dia.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan mengenai penyakit yang dialami Selamet.

"Hari ini kami baru mengambil hasil screening sarafnya. Untuk kesimpulan apa penyakitnya, kami belum tahu," kata Fadli, anak Mulyani dan Selamet.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pematangsiantar, Teguh Pribadi | Editor: Aprilia Ika)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.