Demo Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Diwarnai Kericuhan

Kompas.com - 14/08/2020, 21:58 WIB
Suasana kericuhan saat aksi demo tolak Omnibus law di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASuasana kericuhan saat aksi demo tolak Omnibus law di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kericuhan sempat terjadi saat berlangsung demonstrasi menolak omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) di pertigaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (14/8/2020) malam.

Situasi memanas pada sekitar 19.03 WIB, setelah secara tiba-tiba ada sejumlah orang keluar dari gang membawa bambu dan kayu.

Mereka berlari mendatangi titik berkumpulnya demonstran.

Baca juga: Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Demonstran pun tampak berhamburan saat dihampiri kelompok yang tidak dikenal tersebut.

"Mungkin warga melihat sudah malam, seharusnya massa aksi juga memperhatikan melihat kepentingan umum juga. Di sini satu sisi ada kepentingan umum masyarakat yang harus menggunakan jalur lalu lintasnya," ujar Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto saat ditemui di lokasi, Jumat (13/08/2020).

Situasi tersebut tidak berlangsung lama. Sekelompok orang itu mundur setelah diminta polisi.

Setelah kondusif massa aksi kemudian kembali berkumpul di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga.

"Semua bisa kita lerai, bisa menahan diri. Intinya semua berjalan dengan lancar. Situasi saat ini kondusif dan aman," tegasnya.

Baca juga: Aksi Tolak Omnibus Law di Yogyakarta Berlangsung hingga Malam Hari, Demonstran Bakar Ban

Usai terjadi kejadian tersebut massa aksi lantas berjalan kaki menuju ke Bundaran UGM .

Massa aksi sempat duduk di jalan di sebelah timur Bundaran UGM sebelum membubarkan diri.

 

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak kembali turun ke jalan untuk menolak omnibus law RUU Cipta Kerja.

Massa awalnya menggelar aksi di simpang tiga Gejayan, Sleman, pada sekitar 15.30 WIB.

Baca juga: Bamsoet: Badan Pengkajian MPR Bahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Mereka datang dengan membawa berbagai spanduk salah satunya menolak omnibus law. Massa aksi juga menerapkan protokol kesehatan.

Sekitar 16.08 WIB, demonstran mulai melakukan long march menuju simpang tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Cerita ASN Penyintas Covid-19, Jadi Penghuni Ruang Isolasi akibat Lalai Protokol Kesehatan

Regional
RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

RS Swasta di Pontianak Diminta Tak Rujuk Pasien yang Baru Terindikasi Covid-19

Regional
Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Memohon Pandemi Covid-19 Segera Berakhir, Santri di Banyumas Gelar Istigasah

Regional
573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

573 Anak di Pesisir Kota Tegal Tak Bersekolah, Disdikbud Dirikan Sekolah Laut

Regional
Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Regional
Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Regional
Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Regional
Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Regional
Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X