Tak Tahan Dengar Suami Merintih Kesakitan, Mulyani Datang ke RS Berbekal Uang Pinjaman

Kompas.com - 14/08/2020, 21:42 WIB
Selamet Juliadi (47) dirawat di RS Tentara Kota Pematangsiantar Jalan Gunung Simanuk manuk, Timbang Galung, Siantar Barat, Jumat (14/8/2020). Kondisinya sangat memprihatinkan dan terus merintih kesakitan setelah jatuh dari tangga. Istrinya harus pinjam uang untuk membawanya ke RS. KOMPAS.com/Teguh PribadiSelamet Juliadi (47) dirawat di RS Tentara Kota Pematangsiantar Jalan Gunung Simanuk manuk, Timbang Galung, Siantar Barat, Jumat (14/8/2020). Kondisinya sangat memprihatinkan dan terus merintih kesakitan setelah jatuh dari tangga. Istrinya harus pinjam uang untuk membawanya ke RS.

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Mulyani (40) tak tahan lagi mendengar suaminya Selamet Juliadi (47) terus merintih kesakitan.

Berbekal uang pinjaman dari majikannya, ibu dua anak itu akhirnya memberanikan diri membawa suaminya ke rumah sakit.

Di RS Tentara Kota Pematangsiantar, kondisi Selamet begitu memprihatinkan. Tangan kanannya melepuh, bengkak dan kemerahan.

Sementara tubuhnya bergerak gerak seraya kedua bola matanya melotot.

Baca juga: Kisah Bayi Penyintas Hidrosefalus di Sukabumi, Sempat Berobat Alternatif karena BPJS Tak AKtif, Kini Dirawat di Rumah Sakit

Ditemui di RS Tentara Jalan Gunung Simanuk manuk, Timbang Galung, Siantar Barat, Jumat (14/8/2020), Mulyani menuturkan, puncak sakit yang dialami Suami itu sejak sepekan lalu.

"Saya sudah bingung, BPJS tiga tahun belum dibayar, kek manalah. Suami kerjanya tukang jahit di rumah. Saya pun kerjanya pembantu rumah tangga, jadi ini saya pinjam uang untuk bawa suami ke sini," ucap Mulyani ke Kompas.com, Jumat. 

Baca juga: Digigit Kutu Kucing, Jari Tangan Bayi di Sragen Terancam Diamputasi hingga Muncul Benjolan di Sekujur Tubuh

Suami terjatuh dari tangga, saraf terganggu

Mulyani mengatakan, pada Tahun 2019 Selamet pernah mengalami musibah. Ia terjatuh dari tangga. Sejak peristiwa itu, menurut Mulyani, saraf Suaminya mulai terganggu.

Namun ia mengakui, Suaminya tidak pernah memeriksakan penyakit itu secara serius ke dokter.

Sebelum dirawat di Rs Tentara, Selamet Juliadi sempat dibawa berobat ke praktek dokter. Mulyani mengatakan, tangan kanan Selamet bengkak akibat penyumbatan pembuluh darah dan infeksi kulit.

"Baru seminggu ini baru timbul sakit kulitnya kayak melepuh kena bakar, tangan juga membengkak. Kami pun warga susah, gak tau lagi berbuat apa," ungkap Mulyani.

Baca juga: Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X