Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Kompas.com - 14/08/2020, 19:02 WIB
Tri Novi Rahmadani (15) Berjalan di sekitar Rumahnya di Panggang, Gunungkidul Jumat (15/8/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOTri Novi Rahmadani (15) Berjalan di sekitar Rumahnya di Panggang, Gunungkidul Jumat (15/8/2020)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Keterbatasan tidak menyurutkan Tri Novi Rahmadani (16) warga Padukuhan Prahu, Kalurahan Girimulyo, Kepanewonan Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta.

Gawai yang dia miliki tidak bisa untuk belajar daring yang sudah dijalaninya selama empat bulan terakhir.

Untuk bisa belajar dirinya harus pergi ke konter atau belajar ke rumah temannya yang harus ditempuh dengan satu jam perjalanan kaki. 

Kompas.com menemui Novi di rumah yang belum selesai dipugar.

Baca juga: Nenek 70 Tahun Rela Naik Turun Bukit demi Tugas Sekolah Cucunya

Rumah seluas 4X5 meter itu baru saja dipugar program pemerintah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Saat ini sedang dibangun jamban dan kamar mandi oleh relawan, karena Novi dan ibunya Mukiyem mandi di sela pohon jati yang hanya ditutup anyaman bambu satu sisi.

Untuk buang hajat pun keluarga Novi harus menumpang ke rumah tetangga.

Hari ini keberuntungan tengah menyelimuti Novi, karena baru saja diberikan gawai oleh Polres Gunungkidul.

Di tengah belajar sesekali dirinya menengok gawai yang sedang diisi dayanya, dengan wajah sumringah.

"Ini hp saya dulu," kata Novi sambil menunjukkan gawai Android seri pertama yang sudah retak kacanya Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Cerita Siswa Belajar Daring, Dibantu Dermawan hingga Nebeng di Kafe

Selama empat bulan terakhir, Novi harus belajar daring karena pandemi.

Novi yang sudah ditinggalkan bapaknya sejak umur 2 tahun ini tak patah arang meski tidak memiliki gawai yang mumpuni.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X