Pria Bersenjata Tajam Ngamuk di Kantor Polisi, Sudah Dikepung, tapi Tetap Melawan

Kompas.com - 14/08/2020, 14:30 WIB
Pria yang mengamuk di halaman Mapolres Jember, diduga karena stress Kompas.com/ScreenshotPria yang mengamuk di halaman Mapolres Jember, diduga karena stress

JEMBER, KOMPAS.com – Beredar sebuah video di grup WhatsApp yang memperlihatkan seorang laki-laki bercelana pendek masuk ke sebuah kantor polisi sambil mengacungkan senjata tajam ke petugas.

Video berdurasi 1 menit 16 detik itu memperlihatkan pria tersebut menantang polisi yang sudah mengepungnya.

“Tarok dulu, tarok dulu (pisaunya),” kata anggota polisi dalam rekaman.

Baca juga: Ibu yang Digugat Anaknya soal Warisan: Saya Capek Jadi Ibu, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Bukannya menuruti perintah, pria itu malah menantang balik petugas.

"Ayo maju, ayo,” kata pria tersebut sambil mendatangi polisi yang sudah mengepungnya.

Terdengar polisi lain meminta rekan mereka untuk berhati-hati.

"Sabar-sabar, awas-awas, jangan di belakangnya,” teriak petugas.

Baca juga: Anaknya Ngotot Gugat Warisan, Ibu Ningsih: Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Tak berselang lama, terdengar suara tembakan yang mengarah ke pria tersebut. Seorang petugas juga terlihat berupaya melumpuhkan pria bercelana pendek dari belakang.

Namun, pria bersenjata tajam itu menghindar dan akhirnya dikejar oleh petugas. 

Dari penelusuran Kompas.com, peristiwa itu terjadi di halaman Mapolres  Jember, Rabu (12/8/2020).

Wakapolres Jember Kompol Wyndi Syafutra mengatakan, pelaku berinisial CAP (34), warga Kecamatan Rambipuji, masuk ke kantor polisi dengan mengendarai sepeda motor tanpa melapor ke petugas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X