KILAS DAERAH

Distribusikan Daging Kurban dalam 4 Hari, Program THK 2020 Temui Banyak Tantangan

Kompas.com - 14/08/2020, 13:21 WIB
Berkah kebaikan masyarakat yang mengalir melalui THK Dompet Dhuafa, tersebar luas ke pelosok dan penjuru Indonesia. Dok. Humas Dompet DhuafaBerkah kebaikan masyarakat yang mengalir melalui THK Dompet Dhuafa, tersebar luas ke pelosok dan penjuru Indonesia.


KOMPAS.com - Ketua Pelaksana Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa (DD) Zainal Abidin
Sidik, mengatakan, mengorganisasikan penyembelihan dan mendistribusi daging dengan jumlah besar dalam waktu 4 hari di seluruh penjuru negeri merupakan tantangan tersendiri.

"Apalagi hal itu harus dilakukan di tengah Covid-19, yang harus menerapkan protokol sesuai arahan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, secara ketat,” kata Zainal, seperti dalam keterangan yang Kompas.com terima, Jumat (14/08/2020).

Zaenal mengakui, tantangan lainnya, yakni tidak semua mitra mematuhi aturan main yang sudah ditetapkan.

"Untuk itu, tim monitoring dan evaluasi disebar ke berbagai lokasi penyembelihan dan distribusi, guna meminimumkan penyimpangan yang mungkin terjadi," katanya.

Baca juga: Pastikan Amanah Pekurban Terpenuhi, Dompet Dhuafa Gelar Quality Control

Ia mengatakan, dalam pengawasan tersebut, tim sempat menemukan sejumlah pelanggaran di lapangan.

Adapun pelanggaran yang dimaksud Zaenal misalnya berat domba atau kambing tidak sesuai standar yang dipersyaratkan, atau minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD).

"Solusinya, kami meminta mitra untuk menggantinya dengan domba atau kambing yang sesuai standar," tuturnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan, ada juga temuan transaksi ilegal dalam distribusi daging dalam program THK ini.

Baca juga: Dompet Dhuafa Bantu Peternak Naik Kelas Lewat Program Tebar Hewan Kurban

Zaenal menegaskan, sejumlah sanksi sudah disiapkan bagi mitra nakal. Sanksi terberat adalah tidak dilibatkan di THK berikutnya.

"Itu harga mati untuk menjaga kepercayaan donatur,” kata Zainal seperti dalam keterangan tertulisnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Regional
Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Puluhan Kios Penjual Makanan di Megamas Manado Rusak Diterjang Ombak

Regional
Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Bupati Manggarai Timur Positif Covid-19, Pemkab Lakukan Tracing

Regional
Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Gelombang Mirip Tsunami Terjang Pantai di Manado, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Regional
 4.000 Lansia dengan Komorbid Dites Cepat Antigen, Sri: Tadinya Takut Hasilnya Negatif atau Positif

4.000 Lansia dengan Komorbid Dites Cepat Antigen, Sri: Tadinya Takut Hasilnya Negatif atau Positif

Regional
Gara-gara HP Curian Masih Aktif, Perempuan Pencuri Tas Ditangkap

Gara-gara HP Curian Masih Aktif, Perempuan Pencuri Tas Ditangkap

Regional
Rel Terendam Air, Perjalanan KA Rute Semarang-Solo Sempat Dialihkan

Rel Terendam Air, Perjalanan KA Rute Semarang-Solo Sempat Dialihkan

Regional
Hendak Salurkan Bantuan ke Desa Terpencil di Mamuju, Relawan Sulsel Diadang Longsor

Hendak Salurkan Bantuan ke Desa Terpencil di Mamuju, Relawan Sulsel Diadang Longsor

Regional
Unand Kirim Dokter dan Perawat ke Mamuju dan Majene, Bantu Korban Gempa Sulbar

Unand Kirim Dokter dan Perawat ke Mamuju dan Majene, Bantu Korban Gempa Sulbar

Regional
Takut Kena Covid-19, Warga Desa di Klaten Belum Mengungsi Meski Aktivitas Merapi Meningkat

Takut Kena Covid-19, Warga Desa di Klaten Belum Mengungsi Meski Aktivitas Merapi Meningkat

Regional
Pria Ini Tewas Diseret Banjir Bandang Saat Sedang Menarik Ternak di Kali

Pria Ini Tewas Diseret Banjir Bandang Saat Sedang Menarik Ternak di Kali

Regional
Update Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan Jasad 2 Anak, Total Korban Tewas Jadi 36

Update Longsor Sumedang, Tim SAR Temukan Jasad 2 Anak, Total Korban Tewas Jadi 36

Regional
Bencana Tanah Bergerak di Purworejo, 3 Rumah Ambruk, 31 Jiwa Mengungsi

Bencana Tanah Bergerak di Purworejo, 3 Rumah Ambruk, 31 Jiwa Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X