Menikah Saat Pandemi, Pengantin di Banyuwangi Gelar Resepsi Drive Thru dan Siapkan Alat Pembayaran Nontunai

Kompas.com - 14/08/2020, 10:30 WIB
Untuk tamu undangan yang ingin memberikan tanda mata, tuan rumah menyediakan gentong dan juga alat pembayaran non tunai (uang elektronik).
dok Humas Pemkab BanyuwangiUntuk tamu undangan yang ingin memberikan tanda mata, tuan rumah menyediakan gentong dan juga alat pembayaran non tunai (uang elektronik).
Editor Rachmawati

Namun, karena pandemi Covid-19, konsep pernikahan tersebut harus diubah. Bahkan, Vicky mengaku mereka sempat khawatir tidak boleh ada resepssi selama pandemi.

Baca juga: Pemkot Cilegon Izinkan Resepsi Pernikahan di Masa Pandemi Corona, tapi...

"Kami sudah merencanakan akan menikah pada hari ini sejak awal tahun. Namun, pada bulan Maret ada wabah corona, konsep awal kami langsung buyar. Kami bingung harus menggelar resepsi seperti apa. Bahkan sempat khawatir tidak boleh ada resepsi," kata Vicky.

Namun, saat pemerintah menerapkan new normal dan memperbolehkan menggelar hajatan dengan memperhatikan protokol kesehatan, Vicky dan pasangannya mengusung konsep drive thru.

Vicky merasa konsep tersebut aman untuk keluarganya dan para tamu undangan karena tidak ada kontak fisik secara langsung selama acara berlangsung.

"Dengan konsep seperti ini dirasa paling aman karena tidak ada kontak fisik langsung antara kami dengan undangan, dan antara undangan dengan undangan lainnya," kata Vicky.

Baca juga: Warga Pontianak Diizinkan Gelar Resepsi Pernikahan, tapi Pakai Protokol Kesehatan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walaupun konsep pernikahannya dibilang berbeda, pria yang bekerja sebagai videografer ini mengaku tak mengurangi kebahagiaannya.

Sebab, teman-teman, kerabat, serta keluarganya tetap bisa datang untuk merayakan resepsi pernikahan.

"Kami senang teman-teman masih bisa datang dan mendoakan, tetapi tetap merasa aman," tambahnya.

Tak hanya resepsi. Saat menggelar akad nikah pada Kamis pagi, pasangan pengantin ini juga menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan sarung tangan.

Baca juga: Pemprov DKI Masih Larang Resepsi Pernikahan karena Rentan Penularan Covid-19

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, yang turut hadir dan menjadi saksi pada pernikahan ini, mengapresiasi apa yang dilakukan Vicky dan pasangannya. Anas mengatakan, pada dasarnya pemerintah tidak melarang warganya menggelar resepsi pernikahan.

"Namun, harus menerapkan standar protokol kesehatan. Antarpengunjung harus jaga jarak, tidak boleh salaman, pakai masker, dan tidak boleh makan di tempat. Ini semua demi menjaga kenyamanan dan keamanan bersama," kata Anas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.