Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Kompas.com - 14/08/2020, 08:29 WIB
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan yang melibatkan dua truk dan satu motor. KOMPAS.com/ISTPetugas mengevakuasi korban kecelakaan yang melibatkan dua truk dan satu motor.

UNGARAN, KOMPAS.com - Kecelakaan yang melibatkan dua truk dan satu sepeda motor terjadi di wilayah Jambu, Kabupaten Semarang.

Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang Ipda Wardoyo mengatakan kecelakaan terjadi antara truk kontainer Hino bernomor polisi H 1710 BP, dump truk K 1899 HT, dan sepeda motor Yamaha Vixion H 6071 QQ.

"Kecelakaan terjadi diduga karena rem truk tidak berfungsi baik hingga melanggar marka," jelasnya saat dihubungi, Jumat (4/8/2020).

Baca juga: Kecelakaan Beruntun, Sebuah Truk Tabrak 4 Sepeda Motor, 7 Orang Meninggal

Kasat Lantas Polres Semarang AKP M. Adiel Aristo mengungkapkan pengemudi truk H 1710 BP adalah Fauzan (45) warga Harjobinangun Barat Kecamatan Tersono Kabupaten Batang.

"Dia mengalami luka di kaki kanan," jelasnya.

Sementara pengemudi truk K 1899 HT, bernama Rulli Sanjaya (21) warga Singocandi Kudus, tidak mengalami luka.

"Pengendara sepeda motor bernama Dwi Kohari (19) warga Jetis Kaliwungu Kabupaten Semarang dan pemboncengnya bernama Wisnu Aji warga Pemalang mengalami luka di kepala bagian belakang hingga menyebabkan korban meninggal," jelasnya.

Aristo mengungkapkan kecelakaan tersebut terjadi Jumat (14/8/2020) dini hari sekitar pukul 00.30. Saat itu truk H 1710 BP berjalan dari arah Jambu menuju Temanggung.

"Sesampai di lokasi, tepatnya dekat TKPI Jambu truk berjalan terlalu ke kanan melebihi marka jalan, diduga rem kurang berfungsi dengan baik, bersamaan itu dari arah berlawanan berjalan truk K 1899 HT dan sepeda motor H 6071 QQ karena jarak dekat dan tidak bisa menghindar terjadilah kecelakaan lalulintas," paparnya.

Baca juga: Hendak Temui Anak di Kampung, Suami Istri Pedagang Ketoprak Meninggal karena Kecelakaan

Akibat kecelakaan ini, terjadi kemacetan panjang di jalur tersebut. Aristo mengimbau kepada pengendara agar selalu mengecek kesiapan kendaraan bermotor sebelum digunakan.

Selain itu, juga harus memerhatikan kesehatan dan kondisi tubuh saat mengemudi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X