Kompas.com - 13/08/2020, 22:53 WIB
Evitasari (28) Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar 16 ilir bersama suaminya memberikan klarifikasi terkait video pengakuan viralnya karena terlibat keributan dengan istri mantan Wakapolda Sumsel di Polrestabes Palembang, Kamis (13/8/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAEvitasari (28) Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar 16 ilir bersama suaminya memberikan klarifikasi terkait video pengakuan viralnya karena terlibat keributan dengan istri mantan Wakapolda Sumsel di Polrestabes Palembang, Kamis (13/8/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Evitasari (28), pedagang kaki lima (PKL) di Pasar 16 Ilir Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), memberikan tanggapan terkait video pengakuannya diancam istri Wakapolda Sumsel yang viral di media sosial. 

Menurut Evitasari, persoalannya dengan istri mantan Wakapolda Sumsel itu telah selesai sejak tujuh bulan lalu. Bahkan saat ini mereka telah berhubungan baik.

Sebagai pemahaman untuk pembaca Kompas.com, istri Wakapolda Sumsel yang dimaksudkan Evitasari adalah istri Wakapolda Sumsel tahun 2012, yang saat itu dijabat oleh Brigjen Pol Zulkarnain. Sementara saat ini, Wakapolda Sumsel dijabat oleh Brigjen Pol Rudi Setiawan.  

 

"Masalah ribut dengan mantan ibu Wakapolda Brigjen Pol Zulkarnain tahun 2012 (periode menjabat di Sumsel) itu sudah selesai, dan kami sekarang sudah berhubungan baik dan saya sekarang sudah jualan. Masalah itu sudah selesai tujuh bulan yang lalu," kata Evitasari di Polrestabes Palembang, Kamis (13/8/2020).

Baca sebelumnya: Video Viral PKL Menangis Mengaku Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Ini Duduk Perkaranya

Bukan istri Wakapolda Sumsel saat ini, tapi istri Wakapolda Sumsel 2012

Ia menjelaskan, dalam video pengakuannya tersebut, tak ada sangkut paut dengan istri  Brigjen Pol Rudi Setiawan yang kini sedang menjabat sebagai Wakapolda Sumsel. 

"Masalah ini tidak ada hubungannya dengan pak Rudi Setiawan (Wakapolda Sumsel sekarang). Saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu Rudi Setiawan, Wakapolda yang sekarang dan Pak Rudi Setiawan, karena tidak ada sangkutannya dengan beliau, tidak ada sama sekali," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiyadji mengatakan, mereka  sempat meminta keterangan terhadap Evitasari (28), PKL pasar 16 Ilir, yang mengaku menjadi korban pengancaman istri mantan Wakapolda Sumsel dalam video viralnya.

Baca juga: Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Polisi Selidiki Pengunggahnya ke YouTube

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X