Perempuan Tewas Tergantung Tali di Samping Truk Ternyata Dibunuh Suami, gara-gara Tagih Utang

Kompas.com - 13/08/2020, 19:21 WIB
Suasana di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, usai ditemukannya seorang perempuan yang tewas dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di samping truk suaminya. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPSuasana di Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, usai ditemukannya seorang perempuan yang tewas dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di samping truk suaminya.

TAKENGON, KOMPAS.com - Kasus perempuan tergantung di truk suami menemukan titik terang. Polisi menetapkan sang suami, M (40), sebagai tersangka pembunuh istrinya tersebut. 

Korban adalah istri kedua dan istri siri M bernama Arini yang ternyata bernama asli Rini (35). Pembunuhan terungkap pada Selasa, 11 Agustus lalu.

Ibu rumah tangga itu ditemukan tewas dengan posisi berlutut dengan leher terikat tali kain di samping truk yang terparkir di depan rumahnya di Dusun Karang Anyar, Kampung Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Aceh, Selasa, sekitar Pukul 09.00 WIB.

Saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/8/2020), Kasat Reskrim Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim mengatakan, kematian Arini dianggap tidak wajar oleh penyidik, setelah melakukan olah TKP dan mewawancarai suami Rini, M (40).

Baca sebelumnya: Cekcok dengan Suami, Istri Kedua Ditemukan Tewas Tergantung di Samping Truk

Posisi korban berlutut, buat polisi curiga

"Sementara kita simpulkan, korban tidak meninggal karena bunuh diri. Karena kita curiga pola simpul tali yang ada di leher korban dan posisi korban yang berlutut dengan bagian tubuh menyentuh tanah," kata Iptu Rifki.

Kondisi itu ujar Iptu Rifki, mengindikasikan pelaku adalah suami siri Arini.

Sebab lanjutnya, M mengaku bahwa dirinya sempat berkelahi dengan Arini.

Berdasarkan keterangan suami Arini, pasangan itu berkelahi karena rebutan kunci mobil truk cold diesel dan handphone.

"Korban meminta handphone kepada M, dan M meminta kunci mobil kepada pelaku," kata Iptu Rifki.

Baca juga: Ini Efek Samping Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China Saat Disuntikkan ke Relawan

Istri pertama dan anak saksikan cekcok M dan korban

Polisi kemudian meminta keterangan istri pertama M bersama seorang anaknya.

Sebab dua orang itu berada di rumah Arini, dan sempar menyaksikan keributan antara M dengan Arini.

Mereka mengetahui M memiliki utang senilai sekitar Rp 37 juta dengan istri keduanya itu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X