Anak Dijanjikan Lolos Taruna Akpol, Pria di Banjarmasin Ditipu Rp 1,35 Miliar

Kompas.com - 13/08/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi penipuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penipuan.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - PS warga Banjarmasin menyerahkakan uang sebanyak Rp 1,35 miliar kepada dua pria yang menjanjikan anaknya lolos seleksi Taruna Akpol.

Setahun berlalu,  sang anak tak kunjung lolos seleksi. PS ternyata ditipu oleh dua pelaku.

Bahkan saat ini salah satu pelaku penipuan ditahan di Kejaksaan Tinggi Banten karena terjerat kasus tindak pidana korupsi di Provinsi Banten.

Penipuan tersebut berawal saat anak PS mengikuti seleksi calon Taruna Akpol pada tahun 2019 lalu. Namun sang anak gugur dalam seleksi akademik.

Baca juga: Polisi Bongkar Kasus Penipuan Penerimaan Taruna Akpol Senilai Rp 1 Miliar

Saat itu, tersangka IR menawarkan jasa agar anak PS bisa lulus dengan syarat PS harus menyerahkan dana sebesar Rp 1 miliar.

PS pun menyerahkan uang Rp 200 juta kepada IR saat mereka bertemu di salah satu hotel di Banjarmasin. Uang itu disebut untuk operasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah menerima uang Rp 200 juta, IR menghubungi pelaku IL yang mengaku memiliki koneksi di Mabes Polri. IL kemudian meminta PS untuk mengirim uang sebesar Rp 1 miliar.

Karena yakin, PS pun menyerahkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada IL.

Baca juga: Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Tak hanya Rp 1 miliar. PS juga memberikan uang tambahan untuk operasional sebesar Rp 150 juta kepada IL. Sehingga PS menyerahkan total uang sebesar Rp 1,3 miliar.

Setelah menerima uang tersebut, IL menyuruh anak PS ke Semarang untuk mengikuti seleksi lanjutan. Padahal sang anak tidak lulus seleksi di Polda Kalsel.

Karena sudah percaya, PS dan anak serta keluarganya berangkat ke Semarang pada 4 Agustus 2019.

Namun hingga tes selesai, anak PS tak kunjung dipanggil. Kala itu, IL mengatakan anak PS akan mengikuti selesksi di tahun 2020.

Baca juga: Kisah Pendamping Desa yang Sukses Antarkan Anaknya jadi Lulusan Terbaik Akpol

"Korban dijanjikan di Semarang nanti ada yang mengurus, dan korban PS bersama anaknya dan keluarga berangkat ke Semarang, hingga akhir tes korban tidak kunjung dipanggil untuk mengikuti seleksi lanjutan, korban PS menanyakan kepada IR dan IL dan dijawab agar mengikuti seleksi tahun depan," jelas Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Rifa'i dalam keterangan yang diterima Kamis (13/8/2020).

Karena merasa ditipu, PS pun melaporkan kejadian terseut ke Ditreskrimum Polda Kalsel. Atas dasar laporan tersebut, pelaku IR dan IL diamankan di polisi di Jakarta.

"Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,35 miliar dan tersangka akan dikenakan pasal 378 sub 372 Jo 55,56 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara," tandasnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Andi Muhammad Haswar | Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.