Duel karena Utang Narkoba, Seorang Juru Parkir di Palembang Tewas

Kompas.com - 13/08/2020, 12:13 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

PALEMBANG, KOMPAS.com - Seorang juru parkir di Palembang, Sumatera Selatan, tewas dibunuh oleh dua kakak beradik, lantaran diduga terlibat utang terkait transaksi narkoba.

Korban bernama Azhari tewas dikeroyok kedua pelaku di hadapan anak kandungnya di Jembatan Musi IV, Kelurahan Lawang Kidul, Ilir Timur II, Palembang, pada Senin (10/8/2020).

Korban mengalami luka tusuk di wajah dan punggung akibat sabetan celurit dan tombak.

Baca juga: Kasus Ujaran Kebencian Bupati Agam, Mulyadi Klarifikasi soal Perempuan di Dalam Foto

Setelah dilakukan penyelidikan, Polsek Ilir Timur II Palembang akhirnya menangkap kedua pelaku yakni MD alias Keling (40) dan D (37) di tempat persembunyian mereka.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Ilir Timur II Palembang Ipda Ledi mengatakan, dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan itu terkait utang narkoba.

Awalnya, MD hendak menagih utang Rp 500.000 kepada teman korban.

Baca juga: Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Namun, Azhari mendadak marah dan menantang pelaku untuk berkelahi hingga akhirnya pembunuhan itu terjadi.

"Antara pelaku dan korban ini sempat bertemu di TKP untuk duel. Korban mengajak anaknya, sementara tersangka MD mengajak adiknya D. Di sana korban tewas usai tekena tombak dan celurit. Motifnya karena utang narkoba," kata Ledi saat melakukan gelar perkara, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Tiang Penyangga Menara SUTET Roboh, 4 Pekerja Tewas

Ledi menjelaskan, duel berdarah itu terjadi karena tersangka MD merasa tertantang dengan ucapan korban.

"Sehingga mereka akhirnya bertemu di jembatan untuk berduel dan korban tewas. Persoalan narkoba dalam perkara ini juga akan kita selidiki," ujar Ledi.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Fakta Terkini Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, 1 Rumah di Ciamis Rusak, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Bacok Istri dan Mertua karena Digugat Cerai, Residivis Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Tiga Perumahan di Kabupaten Bogor Terendam Banjir, 1.100 Jiwa Mengungsi

Regional
Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Akhir Perjalanan Perwira Polisi yang Jadi Kurir Sabu 16 Kilogram

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Satu Rumah Warga di Ciamis Rusak

Regional
Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Wali Kota Tasikmalaya: Biarlah Saya Ditahan KPK, tapi...

Regional
Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Diharapkan Ungguli Thailand, Sirkuit MotoGP Mandalika Incar 2 Hal Ini

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Penjelasan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X