Munculkan 12 Kasus Covid-19, RS SMC Jadi Klaster Baru di Samarinda

Kompas.com - 12/08/2020, 22:24 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin (kedua kanan) bersama Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang (ketiga kanan) saat rapat koordinasi di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Senin (10/8/2020). Dok. Humas Pemkot Samarinda Kepala Dinas Pendidikan Samarinda, Asli Nuryadin (kedua kanan) bersama Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang (ketiga kanan) saat rapat koordinasi di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Senin (10/8/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan Kota Samarinda mengumumkan klaster baru Covid-19 dari Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) dengan 12 kasus positif, Rabu (12/8/2020).

Belasan kasus positif tersebut terdiri dari para tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit swasta tersebut dan beberapa anggota keluarganya.

“Disebut klaster RS SMC karena ada beberapa nakes dari rumah sakit itu dan anggota keluarganya yang kena,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kosasih saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Klaster Kapolsek Kundur Bertambah, Pulau Kundur di Karimun Zona Merah

Mengenai sumber penularan, Ismed mengaku masih sulit diidentifikasi karena Samarinda sudah memasuki tahap transmisi lokal.

“Nakes itu juga makhluk sosial. Setelah pulang kerja, dia berbaur dengan masyarakat umum. Jadi dia bisa saja kena di rumah sakit, bisa juga kena di luar karena transmisi lokal,” tutur dia.

Saat ini mereka sedang jalani isolasi mandiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dikonfirmasi terpisah, Humas RS SMC Aldo belum bisa memberikan keterangan resmi atas penetapan klaster dan jumlah kasus tersebut.

Sebab, saat ini tim khusus di RS SMC tengah menelusuri sumber penularan.

“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena kami harus koordinasi dengan manajemen,” tuturnya.

Baca juga: Disebut Klaster Baru Penyebaran Covid, Ini Reaksi RS Azra Bogor

RS SMC telah menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam sejak Rabu (12/8/2020) hingga Kamis (13/8/2020) karena proses sterilisasi.

“Itu kegiatan rutin kami lakukan. Kami berhentikan sementara layanan, bersihkan juga pasang alat sinar ultraviolet untuk membunuh kuman,” sebut Aldo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X