Studi Banding ke Jabar Saat Pandemi Covid-19, DPRD Ambon Menuai Kecaman

Kompas.com - 12/08/2020, 20:57 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapesst bersama Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler mengikuti  pelantikan anggora DPRD Kota Ambon periode 2019-2024 KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon, Richard Louhenapesst bersama Wakil Wali Kota Ambon Syarif Hadler mengikuti pelantikan anggora DPRD Kota Ambon periode 2019-2024

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan anggota DPRD Kota Ambon melakukan studi banding dalam rangka refocusing perubahan anggaran ke Jawa Barat. Kegiatan itu menuai kecaman dari sejumlah pihak.

Tokoh pemuda Kota Ambon Mahmut Latif mempertanyakan studi banding yang dilakukan anggota dewan di tengah pandemi Covid-19.

“Ini mengapa anggota DPRD ke luar daerah untuk studi banding di tengah situasi sulit seperti ini untungnya apa bagi masyarakat,” kata Mahmut Latif saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/8/2020).

Sebanyak 33 anggota DPRD Kota Ambon ikut dalam studi banding itu. Mereka berangkat ke Jawa Barat dari Bandara Pattimura Ambon pada Rabu siang.

Menurut Mahmut, kegiatan studi banding itu tak membawa dampak positif bagi masyarakat Ambon.

Seharusnya, kata dia, studi banding dilakukan secara virtual di tengah pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Kuasa Hukum Akan Ajukan Penangguhan Penahanan Jerinx SID

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita ini sudah hidup di dunia digital, kalau hanya sekedar mencari referensi bisa lewat diskusi webinar tanpa harus membuang-buang uang daerah, ini sangat menyedihkan sekali, karena mereka pergi saat masyarakat sedang kesusahan,” ungkap mantan Ketua Umum HMI Cabang Ambon ini.

Ia menambahkan, perjalanan dinas puluhan anggota DPRD itu patut dipertanyakan karena tak relevan dengan kondisi saat ini.

“Menurut saya sebaiknya anggaran itu dialokasikan kepada warga dan kelompok UMKM yang terdampak Covid-19 itu jauh lebih urgen,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pemantau Kebijakan Publik Maluku (PMBK) Stefi menyayangkan keputusan DPRD Kota Ambon melakukan perjalanan dinas di tengah pandemi Covid-19.

“Untuk apa menghambur-hamburkan uang rakyat kalau kegiatan itu tidak membawa dampak apa-apa pada masyarakat, yang lalu-lalu juga begitu tapi apa yang kita dapatkan,” katanya.

Stefi menegaskan, kepergian puluhan anggota DPRD Kota Ambon itu menjadi bukti minimnya empati terhadap kesusahan masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Itu menandakan mereka tidak sensitif dengan situasi saat ini, masa kondisi speeti ini mereka nekat pergi dengan uang rakyat,” katanya.

 

Ketua DPRD Kota Ambon Elly Toisuta mengatakan, studi banding dilakukan untuk mencari referensi pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) APBD 2019.

Studi banding ini dilakukan karena terjadi refocusing sehingga kita harus mencari referensi,” katanya.

Ia mengaku dalam studi banding tersebut sejumlah komisi juga berkunjung ke beberapa kementerian.

Baca juga: Dengan Tangan Diborgol, Ini Pesan Jerinx Sebelum Ditahan di Rutan Polda Bali

 

Kunjungan itu sempat tertunda sehingga pada kesempatan kali ini mereka akan langsung mengunjungi beberapa kementerian.

“Kan sempat tertunda karena pandemi Covid-19 jadi sebelum masa sidang berikut mereka (komisi) akan kunjung kementerian dan beberapa daerah untuk mencari referensi,” katanya.

Berdasarkan jadwal studi banding, anggota DPRD Ambon akan berkunjung ke Bogor dan Bekasi. Studi banding dilakukan selama empat hari.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X