Tol Padaleunyi KM 130 Tergenang Setinggi Paha, Jasa Marga: Imbas Proyek Kereta Cepat

Kompas.com - 12/08/2020, 19:14 WIB
Genangan air terlihat di Tol Padaleunyi KM 130 Dok Humas Jasa MargaGenangan air terlihat di Tol Padaleunyi KM 130

BANDUNG, KOMPAS.com - Jalan Tol Padaleunyi Km 130 digenangi air, hal tersebut menimbulkan antrian kendaraan yang cukup panjang.

Rekaman video tersebut viral di media sosial.

Rekaman ini di unggah akun @infobandungtimur_, dalam video tersebut terlihat antrean kendaraan yang cukup panjang.

Berdasarkan informasi di akun tersebut antrean mencapai 8 km lantaran terhambat genangan air setinggi paha orang dewasa di jalan tol Padaleunyi menuju Cileunyi.

Baca juga: Tol Padaleunyi Km 130 Tergenang hingga 50 cm, Jasa Marga Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

17.02 Tol Bandung menuju Cileunyi macet berhenti total sekitar 8 km karena ada banjir setinggi paha di km 130 dan mobil2 yang melewati banjir banyak yang mogok. jika mau ke Cileunyi, lebih baik via pintu tol pasir koja/kopo/bubat. Ratusan kendaraan tertahan menunggu air surut, namun tak sedikit juga yang memaksakan. . . ???? @infojawabarat . . #bandungterkini #bandungmedia #bandungbanget #bandunginframe #explorebandung #explorebandungbarat #discoverbandung #kulinerbandung #infokotabandung #infobandungkota #infobandungraya #infobandung #lalinbdg ? #infobandung #infobandungtimur_ #infobandungterkini #bandung #bandungterkini #sekitarbandung #infobandungraya #bandungjuara #infobandungkota #infobdgcom #skygrapher #infobdg #letshunting #instasunda

A post shared by BANDUNGTIMUR (@infobandungtimur_) on Aug 12, 2020 at 3:17am PDT

Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, menjelaskan bahwa adanya genangan air tersebut bukan karena tak berfungsinya sistem drainase jalan tol melainkan imbas dari pengerjaan proyek Pembangunan Kereta Cepat yang terletak di sebelah jalan tol Padaleunyi Km 130.

"Jasa Marga menyampaikan kejadian ini tidak diakibatkan tidak berfungsinya sistem drainase jalan tol, melainkan karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," kata Dwimawan daam keterangannya, Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Tol Padaleunyi KM 130 Tergenang hingga 50 Cm, Antrean Kendaraan hingga 8 Kilometer

Untuk itu pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat adanya genangan tersebut.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat hal ini dan mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif lainnya menuju Cileunyi dan sekitarnya, tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu, serta memantau kondisi lalu lintas perjalanan," kata Dwimawan.

"Untuk Informasi lalu lintas di seputar tol milik Jasa Marga dapat di akses melalui Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080," tambahnya.

Baca juga: Warga Duga Banjir Bandung Barat Imbas dari Proyek Kereta Cepat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Detik-detik Mobil Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Diduga Rem Blong

Regional
Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Sampah Jadi Permasalahan Klasik Sungai di Denpasar, Dibersihkan untuk Antisipasi Banjir

Regional
Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Polda Jambi Bantah Disebut Membubarkan Deklarasi KAMI

Regional
Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Napi Bisa Kendalikan Narkoba, Kepala Lapas Pekanbaru Mengaku Lalai

Regional
Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Libur Panjang, 83.257 Kendaraan Melintas di Tol Pemalang-Batang

Regional
Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Masuk Riau Diperketat, Penumpang Wajib Cek Suhu Tubuh di Pos Jaga

Regional
Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Gudang Rosok Dibongkar Pencuri, Beberapa Kuintal Barang Bekas Hilang

Regional
Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Elf Berpenumpang 14 Orang Masuk Jurang, Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Lain Luka

Regional
Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Soal Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Regional
Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Karyawati SPBU Tewas dengan Tubuh Terluka di Jalan, Keluarga Duga Dibunuh

Regional
Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Klaster Pilkada Purbalingga Meluas, dari Paslon, Tim Sukses, hingga Petugas KPU Positif Covid-19

Regional
Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Pria yang Merusak Motornya dengan Batu Besar Akhirnya Ditilang

Regional
BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

BPBD Catat 31 Desa dan 10 Kecamatan Terdampak Banjir Kebumen

Regional
Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Pemkot Malang Ingin RS Lapangan Tetap Didirikan Meski Kasus Aktif Tersisa 17 Orang

Regional
Wali Kota Solo 'Bermain' Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Wali Kota Solo "Bermain" Medsos: Tujuan Utama Bukan untuk Pencitraan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X