Stiker Bansos Covid-19 Pakai Foto Bupati dan Wakilnya, Ini Penjelasan Wabup Serang

Kompas.com - 12/08/2020, 19:02 WIB
Stiker Bansos Covid-19 memakai foto Bupati dan Wakil Bupati Serang di paket sembako untuk warga. KOMPAS.com/RASYID RIDHOStiker Bansos Covid-19 memakai foto Bupati dan Wakil Bupati Serang di paket sembako untuk warga.

SERANG, KOMPAS.com - Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, pemakaian stiker bergambar Bupati dan Wakil Bupati di Bansos Covid-19 tidak menyalahi aturan.

Menurut Pandji, pemasangan stiker di bantuan sosial Covid-19 untuk masyarakat terdampak berasal dari APBD Kabupaten Serang dan tidak ada atribut kampanye.

"Stiker itu kan mencantumkan gambar bupati dan wakil bupati aktif, bukan calon. Kalau calon itu salah, berkampanye. Ini kan identitas sebagai penyalur," kata Pandji kepada wartawan. Rabu (12/8/2020).

Baca juga: Wali Kota Serang Rencanakan Sekolah Tatap Muka Mulai 18 Agustus

Pandji mengatakan, pemasangan stiker oleh Pemkab Serang hanya untuk menunjukkan saja rumah yang berhak mendapatkan bantuan.

"Itu kan setiap rumahnya ditempel stiker berhak menerima bantuan. Memang sebagai koreksi juga. kalau memang tidak layak kita verifikasi ulang," ujar Pandji.

Pandji pun mengklaim tidak menyalahi himbauan yang di sampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menyatakan kepala daerah tidak boleh memasang foto.

"Kalau setahu saya yang salah itu benuansa kampanye, mencantumkan nama calon dengan pakaian calon. Ini kan kami sebagai bupati yang sedang menjabat," kata Pandji.

Baca juga: Kedapatan Transaksi Sabu, Seorang Kepala Desa di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi

Diketahui, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Wakilnya Pandji Tirtayasa akan maju kembali di Pilkada Kabupaten Serang tahun 2020.

Bakal calon petahana itu sudah mendapatkan dukungan dari 10 partai politik yakni Partai Golkar, PDIP, Hanura, PBB, PKS, PAN, Nasdem, Berkarya, dan PPP.

Ada potensi penyalahgunaan kewenangan

Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi mengatakan, pemasangan stiker pada bantuan sosial Covid-19 bergambarkan kepala daerah yang akan maju kembali berpotensi terjadinya penyalahgunaan kewenangan jabatan.

"Di pilkada ini, Mendagri mengimbau agar kepala daerah tidak menampilkan foto kepala daerah dalam bansos," kata Didih saat dihubungi Kompas.com.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kristen Gray Dideportasi karena Berbisnis, Imigrasi: Jual E-Book 30 Dolar, Konsultasi 50 Dolar Per 45 Menit

Kristen Gray Dideportasi karena Berbisnis, Imigrasi: Jual E-Book 30 Dolar, Konsultasi 50 Dolar Per 45 Menit

Regional
Hindari Covid-19, Relawan Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak Bogor Dibatasi

Hindari Covid-19, Relawan Banjir Bandang di Gunung Mas Puncak Bogor Dibatasi

Regional
Penyanyi Kafe Ini Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Ternyata Ada Layanan Prostitusi

Penyanyi Kafe Ini Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Ternyata Ada Layanan Prostitusi

Regional
Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Pasangan Kekasih Disiram Air Keras Saat Antar Barang Orderan, 4 Pelaku Sudah Buntuti Korban

Regional
Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Undip Akui Ada Serangan yang Diduga Membuat Data Mahasiswa Bocor

Regional
Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Cerita Satgas Karawang Terima Laporan Warga Tak Dapat Bansos, Setelah Dicek Rumahnya Mewah

Regional
PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

PLN Minta Maaf 3 Kabupaten di Aceh Mati Listrik Mendadak, akibat Suplai Gas Terganggu

Regional
Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Ditabrak Pemuda Mabuk Miras, Pegawai Kejaksaan Tinggi NTT Tewas

Regional
Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Dedi Mulyadi Upayakan Kasus Anak Gugat Bapak Rp 3 Miliar Selesai di Luar Sidang

Regional
PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

PMI Pekanbaru Layani Donor Konvalesen dari Penyintas Covid-19

Regional
Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Unhas dan UNM Bebaskan Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Sulbar

Regional
Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Januari Belum Rampung, 40 Bencana Alam Terjadi di Jabar, Hampir 100.000 Jiwa Terdampak

Regional
Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Viral, Video TikTok Goyang Perempuan Berdaster di Tugu Pangkalpinang

Regional
Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Jenazah Rizki dan Rosi Korban Sriwijaya SJ 182 Tiba di Pangkalpinang dan Diterima Gubernur

Regional
Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Derita Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anak Kandung: Dia Pelototi Saya Seperti Bukan Orangtuanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X